kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Bakrie Building tertekan lesunya properti


Jumat, 15 Desember 2017 / 18:51 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) melakukan pengembangan bisnis, antara lain kepada bisnis pada unit usaha non-perusahaan publik. Salah satunya Bakrie Building Industries.

Produk yang dijajakan yakni produk fiber cement. Komposisi penjualan terdiri dari 71% produk untuk atap dan 29% produk untuk plafon dan partisi. Namun, kinerja penjualan mengalami penurunan 17% pada tahun 2016.

"Permintaan produk fiber cement sejalan dengan penurunan industri properti. Properti saat ini telah terjadi kelebihan supply untuk kelas menengah atas dan perkantoran," terang Gafur Sulistyo Umar, Direktur Utama BNBR dalam public expose di Jakarta, Jumat (15/12).

Pada tahun 2016, laju pertumbuhan kredit kepemilikan rumah dan apartemen adalah sebesar 17%. Namun, manajemen melihat ada potensi pertumbuhan yang menjanjikan.

Diantaranya dengan didukung beberapa kebijakan Pemerintah terkait industri properti. Seperti BI Rate yang dipertahankan sebesar 6,5% dan paket kebijakan ekonomi ke-13, yaitu penyederhanaan izin penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×