kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bahana: IHSG masih tak bertenaga


Senin, 10 November 2014 / 07:35 WIB
ILUSTRASI. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Dalam hasil riset yang dirilis pagi ini, Bahana Securities mencatat, pada perdagangan Jumat (7/11) IHSG turun turun 47 poin (-0,93%) ke level 4.987,42. Penurunan IHSG ditengarai akibat isu mengenai UMP dan BBM serta melambatnya data pertumbuhan ekonomi plus inflasi yang melebihi estimasi semula.

Saham-saham yang menjadi pemberat bursa antara lain BBCA, TLKM, BBRI, BMRI, dan UNVR. Asing tercatat melakukan sell di pasar reguler sebesar Rp 333,6 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing yakni TLKM, ACES, BBRI, INTP, dan INDF.

Secara teknikal, lanjut Bahana, IHSG turun disertai volume dengan pola double top yang menunjukkan sinyal downtrend. Stochastic, negatif sementara RSI death cross dan MACD berpeluang bearish crossover.

"Hari ini (10/11) IHSG diperkirakan akan cenderung melemah dikisaran 4.935-5.050," prediksi Bahana. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan di antaranya ADRO, ASII, TBIG, WTON, dan MTFN.

Sementara, rupiah Jumat (7/11) ditutup di level 12.174 dan hari ini (10/11) diperkirakan akan bergerak dikisaran 12.114-12.225 dengan kecenderungan melemah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×