kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Bagaimana nasib rupiah Senin (24/2) besok setelah akhir pekan kemarin loyo?


Minggu, 23 Februari 2020 / 16:55 WIB
Bagaimana nasib rupiah Senin (24/2) besok setelah akhir pekan kemarin loyo?
ILUSTRASI. Seorang teller PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menghitung uang pecahan Rp100 ribu di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Kamis (19/12/2019). Untuk memenuhi kebutuhan pelayanan nasabah selama Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, BNI menyiapkan kas rata-rata Rp16,

Reporter: Arvin Nugroho | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah kembali ditutup melemah seiring langkah Bank Indonesia (BI) yang memangkas suku bunga pinjaman pada Kamis (20/2) lalu.

Berdasar pasar spot Jumat (21/2), nilai rupiah menurun sebesar 0,07% di Rp 13.760 per dolar AS. Sementara, kurs tengah BI mencatat rupiah ditutup melemah 0,30% di posisi Rp 13.777 per dolar AS.

Analis HFX Berjangka Ady Pangestu mengatakan, pelemahan rupiah pada akhir pekan lalu adalah buntut dari pemangkasan suku bunga dari 5% menjadi 4,75% yang dilakukan oleh BI.

Baca Juga: Rupiah melemah dalam sepekan, simak prediksinya pekan depan

Dampak virus korona yang mengancam kegiatan ekonomi di Indonesia dan seluruh dunia menjadi alasan pemangkasan itu terjadi.

Melihat kondisi itu, BI juga telah menurunkan proyeksi pertumbuhan pada 2020 yang semula 5,1 – 5,5% menjadi 5,0 – 5,4%

Ekonom BCA David Sumual menilai penyebaran virus korona yang semakin meluas masih menjadi sentimen utama pergerakan rupiah saat ini.

Di Korea Selatan, jumlah yang terinfeksi virus korona meningkat tajam. Per Minggu (23/2) sebanyak 123 kasus baru ditemukan di Korea Selatan dengan total 556 kasus yang terinfeksi virus korona.




TERBARU

Close [X]
×