kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Bagaimana nasib rupiah perdagangan Selasa (24/12) besok?


Senin, 23 Desember 2019 / 22:10 WIB
Bagaimana nasib rupiah perdagangan Selasa (24/12) besok?
ILUSTRASI. Mengutip Bloomberg, rupiah ditutup melemah tipis 0,01% ke level Rp 13.979 per dollar AS, Senin (23/12)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/17/12/2019.

Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tak banyak aktivitas di pasar keuangan, penguatan rupiah di awal pekan, Senin (23/12) lebih dikarenakan posisi dollar AS yang cenderung lesu. Prediksinya, hingga akhir tahun rupiah tidak akan bergerak terlalu jauh dari kisaran saat ini.

Mengutip Bloomberg, rupiah ditutup melemah tipis 0,01% ke level Rp 13.979 per dollar AS dari penutupan sebelumnya. Sebaliknya, kurs tengah Bank Indonesia (BI) atau JISDOR, justru menguat 15 poin menjadi Rp 13.978 per dollar AS.

Analis PT Monex Investindo Faisyal menjelaskan, penguatan rupiah hari ini akibat dollar AS yang tertekan lantaran pasar masih meragukan progres penyelesaian perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China.

Di sisi lain, tercapainya kesepakatan dagang antara AS, Mexico dan Kanada hanya akan memberikan sentimen positif sementara bagi dollar AS.

Baca Juga: Jelang tutup tahun, rupiah relatif stabil

"Pasar masih belum yakin akan adanya kesepakatan dagang AS dan China. Disamping itu, kesepakatan hard Brexit juga masih menjadi perhatian," jelas Faisyal kepada Kontan.co.id, Senin (23/12).

Prediksinya, pada perdagangan Selasa (24/12) rupiah diperkirakan masih bergerak tipis dengan kecenderungan melemah ke arah Rp 14.000 per dollar AS. Sedangkan untuk level suppor rupiah besok diperkirakan berada di area Rp 13.940 per dollar AS.

Menurutnya, beberapa sentimen besok bakal mendorong rupiah tertekan, seperti rilis data pesanan barang tahan lama AS, yang mana jika hasilnya positif akan membuat rupiah tertekan pada perdagangan besok Selasa (24/12).

Baca Juga: Rupiah hari ini ditutup melemah tipis di hadapan dolar AS

Di samping itu, jelang tutup tahun sentimen profit taking juga akan menekan pergerakan rupiah, diikuti keraguan pasar terhadap prospek perang dagang AS dan China.

Sebaliknya, Ekonom Samuel Asset Management Lana Soelistianingsih optimistis rupiah masih akan melanjutkan penguatan pada perdagangan besok.

"Cenderung menguat karena aktivitas perdagangan yang menurun dan permintaan dollar AS juga turun," ungkap Lana kepada Kontan.co.id.

Untuk itu, dengan kondisi pasar yang minim aktivitas jelang akhir tahun Lana memperkirakan rupiah bakal bergerak di rentang Rp 13.960 per dollar AS hingga Rp 13.970 per dollar AS pada perdagangan besok.




TERBARU

Close [X]
×