kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Badai Isaac mengerek harga minyak


Senin, 27 Agustus 2012 / 07:27 WIB
ILUSTRASI. Petugas melayani konsumen di stan produsen kosmetik dan jamu tradisional Mustika Ratu saat pameran jamu dan obat tradisional di kantor Kementrian Perindustrian Jakarta (26/8). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/26/08/2014


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Harga kontrak minyak mencatatkan kenaikan untuk kali pertama dalam tiga hari terakhir. Pagi tadi, harga kontrak minyak jenis WTI untuk pengantaran Oktober naik sebesar 92 sen menjadi US$ 97,07 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 09.42 waktu Sydney, kontrak yang sama berada di level US$ 96,88 sebarel.

Kenaikan harga minyak dipicu oleh ditutupnya produksi pada kilang minyak di Teluk Meksiko akibat Badai Tropis Isaac. Asal tahu saja, data dari Berau of Safety and Environmental Enforcement menunjukkan, sekitar 24% produksi minyak dan 8,2% produksi gas alam AS berasal dari Teluk Meksiko.

"Ada kecemasan bahwa badai di Teluk Meksiko," jelas Robin Mills, head of consulting Manaar Energy Consulting and Project Management.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Oktober naik 0,5% menjadi US$ 114,20 per barel di ICE Futures Europe exchange di London.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×