Reporter: Rashif Usman | Editor: Noverius Laoli
Pada segmen B2B proyek, AVIA juga terus mengembangkan bisnis dengan memperluas penetrasi ke sejumlah segmen baru yang sebelumnya belum digarap secara optimal.
Segmen tersebut meliputi kontraktor sebagai mitra kerja, desainer interior dan konsultan arsitektur, perusahaan korporasi, serta sektor pertambangan, minyak, gas, dan perkebunan, khususnya untuk pengembangan kompleks perumahan atau asrama.
AVIA juga membidik rantai usaha makanan dan minuman, perbankan, sektor hotel, restoran, kafe, minimarket, serta proyek pemerintah dan sektor strategis lainnya.
Baca Juga: Penjualan Avia Avian (AVIA) Naik 7,3% Menjadi Rp 3,88 Triliun di Semester I-2025
"Pendekatan yang semakin terdiversifikasi ini memperkuat posisi Avian Brands sebagai market leader di industri cat dekoratif nasional secara keseluruhan," tutup Andreas.
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan hingga kuartal III-2025, AVIA mencatat total pendapatan konsolidasi sebesar Rp 5,92 triliun, atau tumbuh 9,67% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 5,40 triliun. Sejalan dengan itu, laba bersih tahun berjalan AVIA juga naik 2,5% yoy menjadi Rp 1,18 triliun.
Selanjutnya: IHSG Berpotensi Pullback pada Rabu (21/1), Ini Kata Analis
Menarik Dibaca: Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/1): Hujan Ekstrem di Provinsi Berikut
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













