kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.567   14,00   0,08%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Astra International (ASII): Penjualan langsung turun pada minggu ketiga Maret


Kamis, 02 April 2020 / 15:27 WIB
ILUSTRASI. PT Toyota-Astra Motor (TAM) meluncurkan New Agya di Jakarta (19/3/2020).


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) memprediksi penjualan otomotif di tahun ini akan mengalami penurunan akibat merebaknya virus corona (Covid-19).

Head of Investor Relations Astra International Tira Ardianti mengatakan, sejak pembatasan sosial diberlakukan yaitu pada minggu ketiga di Maret 2020 penjualan langsung turun.

Namun penurunan tersebut sudah diprediksi karena banyak orang mengurangi aktivitas di luar rumah dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan juga menurun.

Baca Juga: Cegah penyebaran virus corona, Astra (ASII) kucurkan bantuan tahap awal Rp 63 miliar

"Kalau saya tanya di beberapa cabang penjualan kami, penjualan turun sekitar 30%an," ujar Tira kepada Kontan.co.id, Kamis (2/4).

Bila melihat target penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) diproyeksikan tumbuh ke angka 1,1 juta unit, Tira mengatakan target tersebut tidak relevan melihat situasi saat ini.

Astra sendiri tidak menyampaikan target penjualan otomotif tahun ini. Hanya saja, berdasarkan catatan Kontan, Astra menargetkan tahun ini tetap menguasai pangsa pasar sekitar 51%.

Baca Juga: Daihatsu luncurkan New Ayla dan New Sirion, ini harganya

"Tidak mudah memprediksi target hari ini, situasinya berubah cepat dan masif. Mudah-mudahan kita semua disiplin membantu pemerintah dengan mengisolasi diri secara mandiri, menjaga jarak sosial secara disiplin, tinggal di rumah sebanyak mungkin jika memungkinkan. Mudah-mudahan penyebarannya bisa ditahan kemudian situasi bisa pelan-pelan membaik," ujar Tira.

Di tengah situasi ini, Astra bakal melakukan disiplin finansial yang konservatif. "Operational expenditure (Opex) dan Capital expenditure (capex) harus ditekan. Cash harus dijaga, prioritas ditentukan dengan prudent dan likuiditas juga dijaga," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×