kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.719   -99,00   -0,56%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Asing sudah net sell sebesar Rp 2,73 triliun selama 4 hari


Kamis, 16 Desember 2010 / 16:55 WIB


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Investor asing kembali hengkang dari bursa saham. Hari Rabu ini, (16/12), asing membukukan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 1,07 triliun. Jika ditotal dari Senin (13/12) hingga hari ini, asing sudah melakukan net sell sebesar Rp 2,73 triliun.

Hengkangnya asing membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin terkapar. Hari ini, IHSG melemah 2,37% menjadi 3.571,74. Kepala Riset E Trading Securities Retrand Reynaldi menilai, saat ini saham-saham anggota IHSG sudah oversold. "Artinya ada sinyal bullish," jelas Betrand.

Hengkangnya asing sendiri disebabkan oleh kondisi regional yang juga berfluktuasi. "Masih ada peluang membeli saham-saham pilihan. Tapi jangan terlalu agresif," jelasnya.

Pengamat Pasar Modal, David Cornelis bilang kondisi saat ini merupakan diconsidered sebagai koreksi teknikal saja. "Normal, setelah melakukan penguatan terus menerus dan menjadi best performer indeks, pelemahan ini sangat wajar," jelasnya.

Saat ini, yang harus dilakukan oleh investor menurut David adalah beli saat indeks terkoreksi. "Bukan sinyal downtrend, tapi juga belum ada sinyal bullish," jelasnya.

Menurutnya, indeks berpeluang bergerak di level support 3.530. "Yang jelas saat ini masih aman, tidak perlu khawatir," ujar David.

Berikut data net sell asing selama 4 hari terakhir:

Senin (13/12) : Rp 397,26 miliar
Selasa (14/12) : Rp 172,12 miliar
Rabu (15/12) : Rp 1.091,12 miliar
Kamis (16/12) : Rp 1.078,05 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×