kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Asing mendominasi perburuan mover IHSG di sesi II


Kamis, 06 Maret 2014 / 16:26 WIB
Utang luar negeri (ULN) per Agustus turun menjadi US$ 397,4 miliar. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama/18.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan reli kemarin pada sore ini (6/3). Data Bloomberg menunjukkan, pada penutupan sore, indeks mencetak kenaikan sebesar 28,69 poin menjadi 4.687,86.

Aksi beli sejumlah saham mover menjadi faktor pendorong IHSG. Tiga di antaranya yaitu:

- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Saham BBRI yang naik 2,7% menjadi Rp 9.525 menyumbang kenaikan indeks sebesar 6,6 poin. Tiga sekuritas yang paling banyak memborong saham ini adalah UBS Securities senilai Rp 81,759 miliar, Kim Eng Securities senilai Rp 52,432 miliar, dan CIMB Securities senilai Rp 47,122 miliar.

- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

Saham BBNI yang naik 4,11% menjadi Rp 4.810 menyumbang kenaikan indeks sebesar 3,8 poin. Tiga sekuritas yang paling banyak memborong saham ini adalah Merrill Lynch Indonesia senilai Rp 68,512 miliar, UBS Securities senilai Rp 30,379 miliar, dan Morgan Stanley senilai Rp 23,650 miliar.

- PT United Tractors Tbk (UNTR)

Saham UNTR yang naik 3,09% menjadi Rp 20.000 menyumbang kenaikan indeks sebesar 2,4 poin. Tiga sekuritas yang paling banyak memborong saham ini adalah Deutsche Securities senilai Rp 14,906 miliar, UBS Securities senilai Rp 10,754 miliar, dan CLSA Indonesia senilai Rp 5,192 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×