kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Asing boyong ASII, TLKM & UNVR di sesi pagi


Rabu, 02 Mei 2012 / 12:17 WIB
ILUSTRASI. Armada angkutan logistik PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA)


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Investor asing masih mendominasi aksi beli saham bluechips di sesi pagi. Tak heran, Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) berhasil mendarat di zona hijau pada siang ini.

Bloomberg mencatat, setidaknya ada tiga bluechips yang paling diburu asing dan berkontribusi besar menyokong indeks. Ketiga saham tersebut, yaitu Astra International Tbk (ASII), Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), dan Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Alhasil, ASII berhasil naik 1,46% ke level Rp 72.800. Sementara, TLKM reli 1,21% ke Rp 8.350, dan UNVR menguat 1,24% ke Rp 20.400 per saham.

Di sesi pagi, Deutsche Securities Indonesia tercatat paling getol mengoleksi saham ASII, dengan nilai pembelian mencapai Rp 36,42 miliar. Disusul, Kim Eng Securities sejumlah Rp 31,62 miliar, dan Phillip Securities Indonesia sebesar Rp 23,66 miliar.

Sementara, tiga broker terbanyak memboyong saham TLKM, yaitu Deutsche Securities Indonesia sejumlah Rp 39,07 miliar. Lalu, Credit Suisse Securities Indonesia sekitar Rp 17,59 miliar, dan Macquarie Capital Securities Indonesia senilai Rp 12,15 miliar.

Adapun, untuk saham UNVR, broker J.P. Morgan Securities Indonesia mencatatkan pembelian terbesar yaitu mencapai Rp 3,86 miliar. Diikuti, CIMB Securities Indonesia sejumlah Rp 3,04 miliar, dan UBS Securities Indonesia sekitar Rp 2,98 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×