kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Aplikasi ojek online, peluang baru bagi ERAA


Kamis, 17 Desember 2015 / 21:34 WIB


Reporter: | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) sedang mencoba peruntungan baru di Malaysia. Distributor handset tersebut membuka gerai yang lebih ekslusif dibanding gerai Erafone di indonesia, bernama Urban Republic.

Namun, selain ekspansi keluar negeri untuk menambah gerai, justru ada satu hal yang menarik dari ERAA. "Aplikasi online seperti Go-Jek dan sejenisnya, ini merupakan sumber pendapatan baru bagi ERAA," imbuh Andre Suntono, analis Buana Capital dalam risetnya.

Setiap tahun setidaknya ada 22.750 tukang ojek online baru. Menurut Andre, angka tersebut bisa ditranslasikan tambahan penjualan smartphone senilai Rp 22,7 miliar. Angka ini memang dikesampingkan oleh pasar, tapi sebenarnya ini merupakan potensi bagi ERAA yang memang menjual smartphone.

Secara keseluruhan, Andre memprediksi pendapatan ERAA tahun ini bakal mencapai Rp 16,04 triliun. Sementara, untuk tahun depan diprediksi Rp 16,89 triliun. Mengacu pada hal tersebut, dia merekomendasikan akumulasi saham ERAA dengan target harga Rp 790 per saham.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×