kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.103   23,00   0,13%
  • IDX 5.424   36,14   0,67%
  • KOMPAS100 701   4,61   0,66%
  • LQ45 546   1,66   0,30%
  • ISSI 186   2,61   1,42%
  • IDX30 305   -0,12   -0,04%
  • IDXHIDIV20 401   1,82   0,46%
  • IDX80 81   0,38   0,47%
  • IDXV30 112   1,21   1,09%
  • IDXQ30 101   0,16   0,16%

APII ingin beralih dari distributor jadi produsen


Selasa, 29 Oktober 2013 / 11:31 WIB
ILUSTRASI. Petugas membersihkan dinding di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/6/2022).\ ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Arita Prima Indonesia Tbk (APII) ingin beralih menjadi perusahaan manufaktur yang sebelumnya hanya menjadi distributor produk valve, fitting dan produk terkait lainnya.

Untuk rencana itu, perseroan yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu sudah mempersiapkan lahan untuk membangun pabrik pertamanya di Indonesia.

Low Ye Yean, Direktur Utama APII mengatakan, saat ini perseroan sudah memiliki 8,8 hektare (ha) di Purwakarta, Jawa Barat yang kemudian akan ditingkatkan menjadi 20 ha.

"Proyeksi kita satu hektare dapat di buat satu pabrik. Rencananya ingin buat 20 pabrik dalam 6 tahun ke depan," ujar Yean kepada wartawan di BEI, Selasa (29/10).

Hery Susanto, Direktur Keuangan APII menambahkan, tahap awal perseroan akan membangun pabrik pertama akhir tahun 2014. "Pabrik pertama yakni pabrik valve. Saat ini sedang proses cut and fill lahan," ujarnya.

Hery mengatakan, untuk membangun satu pabrik butuh biaya Rp 50 miliar. Jadi untuk membangun 20 pabrik perseroan membutuhkan dana Rp 1 triliun. Dia bilang porsi pembiayaan 30% berasal dari modal sendiri dan 70% dari pinjaman bank.

Hery mengakui, jika pembangunan pabrik selesai, maka pihaknya akan berubah menjadi perusahaan manufaktur yang sebelumnya hanya perusahaan distributor. "Ya kami mau jadi perusahaan manufaktur," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×