kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

IHSG rontok, jangan buru-buru jual saham! Coba simak tips ini


Kamis, 27 Februari 2020 / 08:21 WIB
ILUSTRASI. Layar monitor yang menunjukan pergerakan saham terlihat dari lantai Bursa Efek indonesia, Jakarta. KONTAN/Fransiskus Simbolon/08/06/2015


Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Membuat keputusan untuk menjual saham ternyata tidak lebih mudah dari keputusan membeli saham. 

Jika saham yang kita beli naik harganya, apa yang harus kita lakukan?

Sampai harga berapa kita akan memegang saham tersebut?

Jika saham yang kita beli harganya tidak berubah banyak, sampai kapan kita harus bersabar?

Lukas Setia Atmadja, akademisi sekaligus pengamat investasi pasar modal, membeberkan 4 faktor yang bisa menjadi pertimbangan kapan investor perlu menjual saham miliknya.

Simak video di atas. Cek pula video menarik lain di kanal KONTAN TV

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×