kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.895   -38,00   -0,21%
  • IDX 6.053   21,23   0,35%
  • KOMPAS100 781   5,63   0,73%
  • LQ45 599   5,13   0,86%
  • ISSI 211   -0,33   -0,16%
  • IDX30 333   2,93   0,89%
  • IDXHIDIV20 426   3,87   0,92%
  • IDX80 89   0,60   0,68%
  • IDXV30 116   0,61   0,53%
  • IDXQ30 109   1,08   1,00%

Apa Itu Pengagunan Saham? Ini Kaitan Transaksi Haji Isam atas Gadai PGUN dan JARR


Jumat, 09 Oktober 2026 / 11:18 WIB
Apa Itu Pengagunan Saham? Ini Kaitan Transaksi Haji Isam atas Gadai PGUN dan JARR
ILUSTRASI. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) (Dok/BYAN)


Penulis: Bimo Adi Kresnomurti | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Pengagunan saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi perhatian. Hal ini terjadi di tengah langkah PT Jhonlin Baratama untuk mengakuisisi sebagian saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN).

Berdasarkan pemberitaan dan keterbukaan informasi BEI, Jhonlin Baratama menambah jumlah saham BYAN yang akan diakuisisi menjadi 10.084.088.370 saham, setara sekitar 30,25% kepemilikan.

Saham tersebut berasal dari pemegang saham BYAN, Low Tuck Kwong dan Elaine Low.

Baca Juga: Haji Isam Effect, Saham PACK Terbang Melawan Arus IHSG yang Terjungkal Berulang Kali

Rincian Saham JARR dan PGUN yang Dijaminkan

Pada perdagangan 7 Oktober 2026, transaksi saham BYAN di pasar negosiasi tercatat sebanyak 10,08 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp2.588 per saham.

Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp26,10 triliun. Jumlah saham dan harga transaksi itu sejalan dengan rencana akuisisi yang diumumkan sebelumnya. 

Berdasarkan keterbukaan informasi (Kamis, 8/10/2026), penjaminan saham dilakukan pada 30 September 2026. Berikut rincian saham yang dijaminkan.

Emiten Pemegang saham yang menjaminkan Jumlah saham Keterangan
JARR PT Eshan Agro Sentosa 7.997.556.204 saham Seluruh kepemilikan Eshan di JARR
PGUN PT Araya Agro Lestari 2.205.667.896 saham Seluruh kepemilikan Araya di PGUN
PGUN PT Baramega Citra Mulia Persada 900.000.250 saham Seluruh kepemilikan saham yang disebutkan dalam pengumuman
PGUN PT Citra Agro Raya Sekitar 2,19 miliar saham Seluruh kepemilikan saham yang disebutkan dalam pengumuman

Baca Juga: Saham CPO Grup Haji Isam Melonjak, Begini Prospek Kinerja dan Valuasinya

Agun Saham JARR dan PGUN Digunakan untuk Membeli BYAN

Pengagunan saham dan transaksi BYAN memunculkan pertanyaan mengenai sumber pendanaan akuisisi. Namun, hubungan langsung antara kedua aksi korporasi tersebut belum dapat dipastikan hanya berdasarkan waktu pelaksanaannya.

Melansir laporan Kontan.co.id, tujuan pengagunan saham JARR dan PGUN disebut sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh perusahaan afiliasi.

Dengan demikian, ada tiga peristiwa yang perlu dibedakan:

  • Pengagunan saham JARR dan PGUN: Sejumlah pemegang saham menjaminkan saham kepada Bank Mandiri sebagai jaminan fasilitas kredit untuk perusahaan afiliasi.
  • Rencana akuisisi BYAN: Jhonlin Baratama meningkatkan jumlah saham BYAN yang akan dibeli menjadi sekitar 30,25% dari saham perseroan.
  • Sumber dana akuisisi: Belum ada konfirmasi resmi yang memastikan fasilitas kredit Bank Mandiri menjadi sumber pembayaran transaksi BYAN tersebut.

Informasi ini penting agar investor tidak langsung menyimpulkan bahwa saham JARR dan PGUN digadaikan secara khusus untuk membiayai akuisisi BYAN.

Baca Juga: Nilai Aset Saham Haji Isam Menggemuk Lebih dari Dua Kali Lipat, BYAN Jadi Penentu

Beda Agung Saham dengan Transaksi Repo

Pengagunan saham JARR dan PGUN merupakan pengikatan saham sebagai jaminan atas fasilitas kredit.

Adapun repo adalah transaksi penjualan efek dengan janji untuk membeli kembali pada waktu dan harga yang telah disepakati.

Baca Juga: Transaksi Rp 26,1 Triliun di BYAN Jadi Sorotan, Harga Beli Haji Isam Kemurahan?

Karena itu, transaksi agun saham berbeda dengan repo. Agun saham tidak terjadi perubahan status kepemilikan..

Untuk menyimpulkan bahwa suatu transaksi merupakan repo, perlu ada informasi yang menunjukkan adanya perjanjian jual-beli efek disertai kewajiban pembelian kembali.

Sebaliknya, untuk memastikan apakah kredit Bank Mandiri berkaitan langsung dengan akuisisi BYAN, investor perlu menunggu penjelasan resmi mengenai fasilitas kredit yang diperoleh.

Tonton: Bea Cukai Digitalisasi Pengawasan Kargo Impor dengan X-Ray dan AI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×