kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Anugerah Spareparts (AEGS) Optimistis Kinerja Bisnis Tumbuh Berkelanjutan


Senin, 04 September 2023 / 11:47 WIB
Anugerah Spareparts (AEGS) Optimistis Kinerja Bisnis Tumbuh Berkelanjutan
ILUSTRASI. Logo Bursa Efek Indonesia.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah mendapatkan restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam melakukan rencana penawaran umum perdana saham (IPO), PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS) akan semakin fokus untuk dapat menumbuhkembangkan kinerja operasional maupun kinerja keuangan yang ditopang oleh kekuatan struktur permodalan.

Guna dapat mendukung penguatan kinerja operasional, AEGS sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri filter kendaraan bermotor ini telah memutuskan untuk melakukan IPO.

Pada aksi korporasi ini, AEGS menawarkan saham ke publik sebanyak 400 juta lembar bernilai nominal Rp 50 per saham atau setara 39,76% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Dengan harga penawaran umum Rp 100 per saham, maka AEGS bisa menggalang dana melalui pasar modal mencapai Rp 40 miliar. Adapun periode penawaran (offering) berlangsung selama kurun 4-7 September 2023 dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan berlangsung pada 11 September 2023.

Baca Juga: ARB Simetris Berlaku Hari Ini, Senin (4/9), Waspadai Potensi Risiko Makin Besar

Bersamaan dengan pelaksanaan IPO, AEGS akan menerbitkan 100 juta Waran Seri I yang diberikan secara gratis sebagai insentif bagi para pemegang saham baru.

Setiap pemegang empat saham baru berhak memperoleh satu waran, sedangkan setiap satu waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru AEGS seharga Rp 90 per lembar. Total dana dari penerbitan Waran Seri I maksimal Rp 9 miliar.

Direktur Utama AEGS, Oey Johan Sinatra Sumawi optimistis kinerja bisnis perusahaan pemilik brand product AEGIS ini bakal mengalami pertumbuhan secara berkelanjutan pasca go public.

“Terlebih lagi, sejauh ini kami telah memiliki titik distribusi eksisting yang ditangani oleh 1.100 distributor atau reseller. Selain menjangkau pasar domestik, sebaran titik distribusi juga menjangkau sebagian besar negara di Asia Tenggara,” katanya.

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari IPO ini, sebanyak Rp 10,30 miliar akan digunakan untuk pembelian tanah beserta bangunan pabrik, kantor, gudang yang ada di atasnya. Sebanyak-banyaknya 3,16% akan digunakan untuk pembangunan gudang baru.

Baca Juga: Gencar Ekspansi, Intip Profil Bisnis Terkini Teknologi Karya Digital (TRON)

Sebanyak-banyaknya 9,16% akan digunakan untuk belanja modal pabrik penunjang operasional perseroan.

Dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan, modal operasional atau digunakan untuk pembelian persediaan, tidak terbatas pada bahan baku, barang setengah jadi, dan barang jadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×