kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Antisipasi 14 Juta Pemudik, Indosat Perkuat Jaringan di 75 Jalur Mudik Lebaran 2026


Kamis, 26 Februari 2026 / 20:51 WIB
Antisipasi 14 Juta Pemudik, Indosat Perkuat Jaringan di 75 Jalur Mudik Lebaran 2026
ILUSTRASI. Kemitraan IOH dan RedONE (NULL/Indosat Ooredoo Hutchison)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menyambut kenaikan trafik saat Ramadan dan Idul Fitri 2026, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH)  memperkuat dan mengoptimalkan jaringan sinyal. Penguatan itu di lebih dari 75 jalur mudik serta 790 point of interest (POI) .

SVP Head of Network Operations IOH, Raden Tofan mengungkapkan, pihaknya berkomitmenmenjaga kesiapan jaringan di jalur mudik Lebaran. Ia memprediksi, ada 14 juta pelanggan yang akan melakukan perjalanan mudik ke sejumlah tempat termasuk Jawa dan Sumatra.

"Kami memastikan koneksi tetap andal, pengalaman digital tetap aman, dan komunikasi berjalan tanpa hambatan," ungkapnya pekan lalu. .

Agar jaringan lebih siap  tersebut, emiten berkode saham ISAT itu menjalankan ekspedisi jaringan andal melalui program bersama Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan. 

Baca Juga: Lonjakan Aktivitas Ramadan Picu Risiko Penipuan, Indosat Andalkan Fitur Anti-Scam

Perjalanan live dari Jakarta menuju Yogyakarta ini menjadi uji langsung performa jaringan di rute panjang dengan mobilitas tinggi dan kebutuhan data intensif.

Ini seperti "gladiresik" yang dialami jutaan masyarakat saat mudik. Inisiatif ini menunjukkan kesiapan jaringan Indosat dalam mendukung kebutuhan komunikasi pelanggan selama periode Ramadan dan menyambut Idul Fitri.

Selain itu, Indosat memperkuat perlindungan digital melalui fitur anti spam dan ant scam berbasis kecerdasan buatan  AI. Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, fitur ini telah mendeteksi dan menghadang lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berbahaya yang terindikasi spam dan penipuan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×