kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Analis: Waspada saat masuk saham BDMN


Rabu, 03 Januari 2018 / 06:10 WIB


Reporter: | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham PT Bank Danamon Tbk (BDMN) bergerak liar sejak munculnya isu akuisisi 40% saham bank tersebut oleh lembaga keuangan ternama asal Jepang, Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG).

Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee menyarankan, investor sebaiknya berhati-hati, jangan gegabah ikut masuk ke saham BDMN. Pasalnya, rencana akuisisi tersebut belum memperoleh lampu hijau sepenuhnya dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Pergerakannya (saham BDMN) masih penuh dengan spekulasi, karena semua masih tergantung pada keputusan otoritas. Harus di fit and proper tes dulu calon pembelinya," jelas Hans belum lama ini.

Jadi saat ini agar selalu wait and see untuk masuk ke BDMN. Imbauan ini juga bukan tanpa alasan. Isu diakuisisinya Bank Danamon bukan terjadi kali ini saja. Pada 2013 lalu, sekitar 67% saham BDMN juga sempat akan diakuisisi oleh DBS Group Holding. Namun rencana tersebut kandas di tengah jalan.

"Pengalaman di masa lalu cukup penting juga diperhatikan untuk saat ini," tegas Hans.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×