kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Analis: US$ 1.200, level entry point terbaik emas


Rabu, 03 Juli 2013 / 11:04 WIB
ILUSTRASI. Ini 3 Cara Top Up GoPay via BRI ATM hingga SMS Banking. /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/06/10/2020.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga emas masih tertekan sejak awal tahun ini. Bahkan, harga emas sempat ditransaksikan di bawah level US$ 1.200 per troy ounce beberapa waktu lalu.

Menurut Gary Dugan, CIO untuk Asia, Middle East dalam wawancara di Singapura, dirinya akan membeli emas jika berada di bawah posisi US$ 1.200 per troy ounce.

Dia beralasan, emas masih menjadi jaminan investasi teraman dengan adanya guncangan politik di Mesir dan masih berlangsungnya masalah di kawasan Eropa. Dia juga menambahkan, situasi ekonomi global belum kondusif seiring adanya tekanan sosial yang muncul di emerging market.

Dugan menguraikan, secara teknikal, harga emas sudah terlihat menyentuh level dasar. Dia juga melihat adanya penyesuaian portofolio investasi dalam beberapa bulan terakhir, dengan menambah investasi emas dengan kisaran 1%-2%.

Catatan saja, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat naik 0,2% menjadi US$ 1.246,25 per troy ounce pada pukul 11.07 waktu Singapura. Sebelumnya, pada 28 Juni lalu, harga emas sempat menyentuh posisi US$ 1.800 per troy ounce yang merupakan level terendah sejak 2010.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×