kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Analis: Tekanan terhadap IHSG masih akan berlanjut


Kamis, 11 Februari 2016 / 06:43 WIB
Analis: Tekanan terhadap IHSG masih akan berlanjut


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terseret turun pergerakan mayoritas bursa saham Asia. Pada perdagangan Rabu, (10/2), indeks ditutup melemah 0,76% ke level 4.732,48. Setelah tiga hari net buy, kemarin asing mencatatkan net sell Rp 133,23 miliar.

Heldy Arifien, analis KDB Daewoo Securities Indonesia, memprediksikan, hari ini pelemahan indeks masih akan berlanjut. Menurutnya, indeks akan bergerak pada rentang 4.690-4.770.

Indeks telah diperdagangkan dalam area overbought. "Ini mencerminkan masih terlihat potensi tekanan yang akan membawa IHSG menuju target support di 4.610," terang Heldy, kemarin.

William Surya Wijaya, analis Asjaya Indosurya Securities, menambahkan, meski melemah, indeks saham masih berada dalam taraf wajar. Support terdekat indeks saat ini ada di level 4.710.

Kendati demikian, pola jangka pendek IHSG masih berada dalam kondisi uptrend. IHSG masih berpotensi besar kembali mendaki. Tapi, hal tersebut juga tergantung pengumuman data-data ekonomi yang diperkirakan akan memberi angin segar bagi pergerakan IHSG.

"Kalau itu terjadi, bisa membuat IHSG kembali menguat menuju resistance 4.821," jelas William.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×