kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45935,51   7,16   0.77%
  • EMAS1.335.000 1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Analis InvestasiKu Sarankan Buy Saham WIFI, SMBR, WIRG, AVIA, dan EXCL Hari Ini


Senin, 10 Juli 2023 / 07:49 WIB
Analis InvestasiKu Sarankan Buy Saham WIFI, SMBR, WIRG, AVIA, dan EXCL Hari Ini
ILUSTRASI. Karyawan berjalan di depan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pekan lalu dengan pelemahan 0,60% ke posisi 6.716,45. Momentum mulai melemah ditunjukkan oleh MACD dan RSI stochastic yang berada di area jenuh beli.

Head of Research InvestasiKu Cheril Tanuwijaya menyoroti meski pada perdagangan Jum'at (7/7) IHSG melemah, namun secara mingguan mencatatkan penguatan sebesar 0.82%. Cheril melihat pelemahan harian di akhir pekan disebabkan oleh sejumlah faktor.

Pelaku pasar mencermati pertemuan Amerika Serikat (AS) - Cina, pelemahan harga komoditas energi, dan rilis cadangan devisa Indonesia periode Juni turun lebih besar dari perkiraan ke US$ 137.5 miliar, level terendah sejak Desember 2022. Sementara itu, dari bursa saham global mayoritas juga mengalami pelemahan.

Dari katalis global, berbagai rilis data tenaga kerja AS pada Jumat malam lalu menunjukkan pasar tenaga kerja dan kondisi perekonomian AS masih kuat sehingga masih perlu waktu bagi The Fed untuk memerangi inflasi. Tingkat pengangguran Juni turun ke level 3.6%, sesuai perkiraan pasar.

Baca Juga: Cek Rekomendasi Saham ASII, GGRM, SMGR dan ACES dari RHB Sekuritas, Senin (10/7)

Di sisi lain data NFP bulan Juni menunjukkan jumlah pekerjaan hanya bertambah sebanyak 209 ribu pekerjaan, lebih rendah dari perkiraan di 225 ribu pekerjaan dan turun dibandingkan bulan Mei di 306 ribu pekerjaan.

"Selain itu, pelaku pasar juga bersikap risk off memasuki masa rilis kinerja emiten kuartal kedua serta fokusnya tertuju pada data inflasi AS dan komentar berbagai anggota The Fed di pertengahan pekan ini," ungkap Cheril dalam risetnya, Senin (10/7).

Kembali ke pasar domestik, sebelum melanjutkan pola uptrendnya, Cheril memprediksi IHSG hari ini berpotensi konsolidasi melemah dengan rentang 6.680 - 6.750. Berikut rekomendasi saham pilihan untuk Senin (10/7):

1. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)

WIFI berhasil rebound setelah menyentuh lower band pada Bollinger band. Dari indicator momentum, WIFI berada di area beli setelah pekan lalu sempat berada di area jenuh jual (oversold).

Rekomendasi: Buy

Entry Level: Rp 195 - Rp 197

Take Profit: Rp 210

Stop Loss: Rp 187.

2. PT Semen Baturaja Tbk (SMBR)

SMBR berhasil menguat hingga ditutup di atas resisten 2 MA jangka pendek dan diikuti oleh kenaikan volume tinggi. Penguatan SMBR ini menunjukkan signal buy dari MA dan MACD yang golden cross.

Rekomendasi: Buy

Entry Level: Rp 358 - Rp 362

Take Profit: Rp 380

Stop Loss: Rp 354.

 

3. PT WIR Asia Tbk (WIRG)

WIRG menguat ditopang oleh 2 garis MA jangka pendek dan diikuti oleh kenaikan volume yang tinggi. Selain itu WIRG juga berada di atas garis support pola “ascending triangle” pada trend minor.

Rekomendasi: Buy

Entry Level: Rp 113 - Rp 115

Take Profit: Rp 123

Stop Loss: Rp 109.

4. PT Avia Avian Tbk (AVIA)

AVIA membentuk candle trigger bullish di area support. Secara momentum, AVIA juga sudah berada di area jenuh jual sehingga berpotensi menguat.

Rekomendasi: Buy

Entry Level: Rp 650 - Rp 660

Take Profit: Rp 690

Stop Loss: Rp 630.

Baca Juga: Menakar Prospek Saham-Saham yang Jadi Penggerak IHSG Ini

5. PT XL Axiata Tbk (EXCL)

EXCL berpotensi melanjutkan penguatan setelah berhasil melalui resisten di atas 2 MA jangka pendek. Selain itu indicator MA membentuk golden cross sehingga menunjukan signal buy dan didukung oleh MACD bullish convergent.

Rekomendasi: Buy

Entry Level: Rp 2.040 - Rp 2.050

Take Profit: Rp 2.150

Stop Loss: Rp 1.980.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×