kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.880   55,00   0,31%
  • IDX 6.478   75,95   1,19%
  • KOMPAS100 836   7,11   0,86%
  • LQ45 637   4,24   0,67%
  • ISSI 228   5,17   2,33%
  • IDX30 356   2,24   0,63%
  • IDXHIDIV20 433   2,80   0,65%
  • IDX80 96   0,74   0,78%
  • IDXV30 120   1,49   1,26%
  • IDXQ30 113   0,78   0,70%

Analis ini rekomendasikan beli saham Perusahaan Gas Negara (PGAS), simak ulasannya


Selasa, 04 Mei 2021 / 07:35 WIB


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara  Tbk (PGAS) mencatatkan laba bersih yang dapat distribusikan ke entitas induk senilai US$ 61,57 juta sepanjang kuartal pertama 2021. Jika dirupiahkan, laba bersih PGAS setara dengan Rp 870 miliar (kurs Rp 14.147 per dolar AS).

Namun, kenaikan laba bersih ini tidak dibarengi dengan kenaikan pendapatan. Emiten pelat merah ini membukukan pendapatan senilai US$ 733,15 juta, terkoreksi 16,09% dari pendapatan di periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 873,80 juta.

Kepala Riset Henan Putihrai Sekuritas Robertus Yanuar Hardy menilai, realisasi kinerja PGAS sepanjang tiga bulan pertama sudah sesuai dengan estimasi Henan Putihrai Sekuritas.

Baca Juga: Malindo Feedmill (MAIN) berharap raih kinerja yang stabil dan berkelanjutan

Dia menyebut, volume distribusi dan transmisi gas sebetulnya sudah berangsur pulih, namun belum maksimal. “Penerapan harga khusus yang lebih rendah bagi beberapa sektor industri juga mempengaruhi penurunan pendapatan PGAS,” terang Robertus kepada Kontan.co.id, Senin (3/5).

Mengutip kinerja bulanan, PGAS mencatatkan volume distribusi secara year-to-date Maret 2021 sebesar 916 billion british thermal unit per day (bbtud). Realisasi ini naik 4% dari realisasi distribusi gas pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 882 bbtud. 

Sementara volume transmisi PGAS memang masih terkontraksi 10% yakni sebesar 1.211 million standard cubic feet per day (mmscfd) per Maret 2021.

Baca Juga: Hingga kuartal I, Kalbe Farma (KLBF) serap capex Rp 300 miliar

Kinerja PGAS secara umum dinilai akan membaik tahun ini. Dengan adanya asumsi perbaikan ekonomi dan juga program vaksinasi, Robertus menargetkan volume distribusi gas dan juga volume transmisi PGAS tahun  ini akan tumbuh di kisaran 10%-15% YoY.

Robertus memberi rekomendasi buy saham PGAS dengan target harga Rp 1.520. Per Senin (3/5), saham PGAS ditutup naik 1,63% ke level Rp 1.245.

 

Selanjutnya: Chandra Asri (TPIA) buyback surat utang US$ 300 juta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×