kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Analis: IHSG menunggu data ekonomi


Jumat, 25 Mei 2012 / 07:10 WIB
ILUSTRASI. Calon presiden Amerika Serikat dari Demokrat Joe Biden menarik turun masker pelindungnya saat ia berbicara dalam acara kampanye di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, Minggu (1/11/2020).


Reporter: Harry Febrian | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Meski tak bergerak jauh, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak naik. IHSG, kemarin, ditutup menguat 0,08% menjadi 3.984,87.
Analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, menilai, meski IHSG kemarin menguat, dana asing masih mencatatkan penjualan bersih (net sell).

Ketidakpastian kondisi di Eropa yang mengancam pertumbuhan global, ditengarai menjadi pemicu terus keluarnya dana asing dari pasar. Pertemuan para pemimpin negara-negara Eropa di Brussel untuk membahas penyelesaian krisis Eropa, hingga kini, belum menemukan kata sepakat.

James Wahyudi, analis Sinarmas Sekuritas, mengatakan, rilis data-data ekonomi dari Amerika Serikat (AS) dan beberapa negara di Eropa diharapkan bisa menjadi pendongkrak IHSG hari ini. Meski, sebuah survei swasta menunjukkan data manufaktur China berpotensi menyusut untuk bulan ketujuhnya pada bulan ini.

Reza Priyambada, Managing Research Indosurya Asset Management, memprediksi, IHSG hari ini berpeluang menguat di rentang 3.958-3.995. Sedang, Purwoko memprediksi IHSG cenderung tertekan di rentang 3.940 hingga 4.000. James memprediksi indeks akan bergerak menguat di kisaran 3.950-4.010.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×