kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.518   18,00   0,10%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

AKRA Dikabarkan Jual Anak Usaha Senilai Rp 1 Triliun


Senin, 26 Juli 2010 / 12:18 WIB


Reporter: Abdul Wahid Fauzi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rumor panas menghantui pasar modal awal pekan ini. Kabarnya, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) berniat menjual saham anak usahanya.

"AKRA sedang melakukan pembicaraan serius untuk menjual seluruh kepemilikan sahamnya pada SOBI," bisik sumber KONTAN. SOBI yang dimaksud di sini adalah PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk. Menurut sang sumber lagi, SOBI akan menjual sahamnya pada perusahaan produk konsumsi asing dengan nilai mencapai Rp 1 triliun.

Rumor tersebut rupanya turut mempengaruhi harga saham SOBI. Jika dilihat, belakangan, harga saham SOBI terus saja menanjak. Pada 16 Juli lalu, harga SOBI masih berada pada level Rp 1.770 per saham. Namun, pada akhir pekan lalu (23/7), harga sahamnya sudah menanjak menjadi Rp 1.880 per saham. Nah, pada sesi I hari ini, SOBI kembali naik Rp 10 per saham menjadi Rp 1.890 per saham. Artinya, saham ini sudah naik 6,77%.

Selain itu, nilai transaksi pada saham ini juga terus meningkat. Dua pekan lalu, misalnya, transaksi saham SOBI hanya sekitar Rp 4,5 miliar (14/7) hingga Rp 15,7 miliar (15/7). Namun, sepanjang pekan lalu, transaksi saham ini sempat menyentuh angka Rp 21,08 miliar (21/7).

Ketika KONTAN mengkonfirmasi berita ini, Sekretaris Perusahaan AKRA Suresh Vembu membantah kabar tersebut. "Saya tidak tahu kabar tentang penjualan saham anak usaha kami. Namun saya memastikan jika kabar ini salah," imbuhnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×