kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.519   19,00   0,11%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

AISA mengklaim ikuti aturan main beras kemasan


Jumat, 21 Juli 2017 / 18:06 WIB


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA - Manajemen PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk menginformasikan bahwa benar adanya PT Indo Beras Unggul (IBU), anak perusahaanya diinspeksi oleh satuan tugas pangan yang berwenang.

Saat ini pihak manajemen masih melakukan koordinasi secara internal dan eksternal untuk melakukan verifikasi semua fakta. Namun, perusahaan berkode saham AISA ini mengklaim masih berpegang teguh pada kualitas produk yang dihasilkan dan menaati ketentuan dan hukum yang berlaku.

Direksi AISA mengatakan bahwa PT IBU membeli gabah dari petani dan beras dari mitra penggilingan lokal. Perusahaan ini menyangkal membeli beras subsidi.

"PT IBU memproduksi beras kemasan berlabel untuk konsumen menengah atas sesuai dengan deskripsi mutu SNI," jelas Direksi PT Tiga Pilar Sejahtera lewat keterangan yang diterima KONTAN, Jumat (21/7).

Beras kemasan yang diproduksi PT IBU juga berlabel berdasarkan standar ISO 22000 tentang Food Safety dan GMP. Jadi, pada dasarnya PT IBU berusaha mengikuti ketentuan pelabelan yang berlaku dan menggunakan laboratrium terakreditasi sebagai dasar pencatuman informasi fakta nutrisi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×