kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

AISA mengklaim ikuti aturan main beras kemasan


Jumat, 21 Juli 2017 / 18:06 WIB


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Dessy Rosalina

JAKARTA - Manajemen PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk menginformasikan bahwa benar adanya PT Indo Beras Unggul (IBU), anak perusahaanya diinspeksi oleh satuan tugas pangan yang berwenang.

Saat ini pihak manajemen masih melakukan koordinasi secara internal dan eksternal untuk melakukan verifikasi semua fakta. Namun, perusahaan berkode saham AISA ini mengklaim masih berpegang teguh pada kualitas produk yang dihasilkan dan menaati ketentuan dan hukum yang berlaku.

Direksi AISA mengatakan bahwa PT IBU membeli gabah dari petani dan beras dari mitra penggilingan lokal. Perusahaan ini menyangkal membeli beras subsidi.

"PT IBU memproduksi beras kemasan berlabel untuk konsumen menengah atas sesuai dengan deskripsi mutu SNI," jelas Direksi PT Tiga Pilar Sejahtera lewat keterangan yang diterima KONTAN, Jumat (21/7).

Beras kemasan yang diproduksi PT IBU juga berlabel berdasarkan standar ISO 22000 tentang Food Safety dan GMP. Jadi, pada dasarnya PT IBU berusaha mengikuti ketentuan pelabelan yang berlaku dan menggunakan laboratrium terakreditasi sebagai dasar pencatuman informasi fakta nutrisi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×