kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Adi Sarana Armada (ASSA) serap belanja modal Rp 1 triliun


Rabu, 16 Oktober 2019 / 18:42 WIB
ILUSTRASI. Call center assa rent di Jakarta. KONTAN/Muradi/2014/07/10


Reporter: | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 1,2 triliun pada tahun ini. Sumber dari capex tersebut kebanyakan diperoleh dari pinjaman.

Prodjo Sunarjanto, Presiden Direktur Adi Sarana Armada menyampaikan sampai sekarang ini perusahaan sudah menyerap sebesar Rp 1 triliun. Ia memprediksi ASSA akan menyerap Rp 1,2 triliun hingga akhir tahun ini. "Belanja modal sudah terealisasi Rp 1 triliun untuk beli mobil," katanya, Rabu (16/10).

Sebagai informasi, pada tahun ini mereka akan menambah sebanyak 6.500 unit kendaraan baru. Dalam berita Kontan sebelumnya kebanyakan modal yang dibeli merupakan kendaraan operasional seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, dan kendaraan blind van.

Baca Juga: Adi Sarana Armada (ASSA) proyeksi bisnis rental kendaraan masih melaju

Selain itu, ASSA juga mengalokasikan belanja modal untuk mengembangkan bisnis lelang, serta investasi ke segmen bisnis digital.

Baru-baru ini perusahaan juga memiliki situs jual beli mobil secara daring yakni Caroline-id.com. Pada tahun pertama targetnya ada bakal ada transaksi sebanyak 4.000 kendaraan. Prodjo menyebut bisnis ini mendapat sambutan baik dari pasar. Sayangnya ia belum dapat menyebutkan data berapa transaksi yang sudah terealisasi.

Guna mengembangkan bisnis ini ASSA mengucurkan dana sebesar Rp 10 miliar. Intinya, kata Prodjo, saat ini perusahaan terus mengembangkan seluruh lini bisnis mereka. Namun, ia memproyeksi pendapatan terbesar hingga akhir tahun ini masih diperoleh dari penyewaan kendaraan dengan porsi kontribusi 60% dari total pendapatan.

Baca Juga: Perluasan Aturan Ganjil-Genap Bikin Emiten Ini Menambah Investasi

Dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan ASSA, ia optimis bisa mencapai target pendapatan sebesar Rp 2,03 triliun pada 2019, pada tahun lalu mereka berhasil mengantongi pendapatan Rp 1,69 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×