kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Adaro Energy target perbesar kontribusi bisnis non tambang


Senin, 12 Maret 2018 / 21:10 WIB
ILUSTRASI. Garibaldi Thohir


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) akan terus memperbesar porsi pendapatan dari anak-anak usaha non batubara.

"Pasti maunya ke arah sana, seimbanglah," kata Garibaldi Thohir, President Director and CEO Adaro Energy, Senin (12/3). Menurutnya, saat ini, sektor pertambangan masih berkontribusi paling besar untuk ADRO yakni 60% hingga 70%.

Nantinya, ADRO ingin meningkatkan pendapatan dari masing-masing pilar selain tambang, yakni sektor logistik, power dan services.

Saat ini progress power plant ADRO di Batang sudah mencapai 30% hingga 35%. ADRO menargetkan bahwa power plant tersebut akan beroperasi pada 2020 mendatang. Sementara, progres power plant PT Tanjung Power Indonesia (TPI) sudah mencapai 70%-85% dan direncanakan akan beroperasi pada 2019.

Boy berharap dalam waktu dekat, pembangkit listrk tersebut sudah dapat dioperasikan dan memberikan kontribusi cukup besar bagi pendapatan non-tambang ADRO.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×