kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.966   53,00   0,30%
  • IDX 5.709   66,03   1,17%
  • KOMPAS100 739   10,83   1,49%
  • LQ45 560   6,52   1,18%
  • ISSI 199   2,29   1,16%
  • IDX30 317   2,73   0,87%
  • IDXHIDIV20 390   0,75   0,19%
  • IDX80 84   1,01   1,23%
  • IDXV30 107   -0,15   -0,14%
  • IDXQ30 102   0,46   0,45%

Adaro Energy target perbesar kontribusi bisnis non tambang


Senin, 12 Maret 2018 / 21:10 WIB
ILUSTRASI. Garibaldi Thohir


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) akan terus memperbesar porsi pendapatan dari anak-anak usaha non batubara.

"Pasti maunya ke arah sana, seimbanglah," kata Garibaldi Thohir, President Director and CEO Adaro Energy, Senin (12/3). Menurutnya, saat ini, sektor pertambangan masih berkontribusi paling besar untuk ADRO yakni 60% hingga 70%.

Nantinya, ADRO ingin meningkatkan pendapatan dari masing-masing pilar selain tambang, yakni sektor logistik, power dan services.

Saat ini progress power plant ADRO di Batang sudah mencapai 30% hingga 35%. ADRO menargetkan bahwa power plant tersebut akan beroperasi pada 2020 mendatang. Sementara, progres power plant PT Tanjung Power Indonesia (TPI) sudah mencapai 70%-85% dan direncanakan akan beroperasi pada 2019.

Boy berharap dalam waktu dekat, pembangkit listrk tersebut sudah dapat dioperasikan dan memberikan kontribusi cukup besar bagi pendapatan non-tambang ADRO.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×