kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Ada full CeBM, fungsi bank pembayaran KSEI berubah jadi penyedia fasilitas intraday


Jumat, 09 Agustus 2019 / 16:25 WIB
Ada full CeBM, fungsi bank pembayaran KSEI berubah jadi penyedia fasilitas intraday

Reporter: Yasmine Maghfira | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) secara resmi meluncurkan penerapan menyeluruh untuk penyelesaian transaksi dana efek di Pasar Modal melalui bank sentral atau Bank Indonesia (BI) atau dikenal dengan mekanisme Full Central Bank Money (CeBM). 

Penerapan Full CeBM tersebut lantas merubah fungsi bank komersial yang ditunjuk KSEI sebagai Bank Pembayaran menjadi bank penyedia fasilitas intraday kepada Perusahaan Efek. 

Baca Juga: KSEI menerapkan penyelesaian transaksi efek lewat Bank Indonesia

Sebelum penerapan mekanisme Full CeBM yang sudah efektif sejak 22 Juli 2019, fungsi utama bank pembayaran KSEI ialah menempatkan posisi dana tercatat dalam rekening efek di KSEI. Itu mengacu pada ketentuan dalam peraturan Bapepam-LK No III.C.6 mengenai penempatan dana pada rekening khusus di bank. 

Namun, dengan penerapan Full CeBM ini, rekening khusus di bank komersial yang digunakan untuk penempatan dana tersimpan di rekening efek akan dilakukan di rekening giro KSEI di Bank Indonesia, dan tidak lagi ditempatkan dalam rekening KSEI yang ada di Bank Pembayaran.

Direktur KSEI Alec Syafruddin menjelaskan lebih lanjut perihal fungsi Bank Pembayaran KSEI. Sebelum Full CeBM, terdapat dua fungsi bank pembayaran. 

Baca Juga: Simak rekomendasi teknikal saham ASII, BBTN dan PBRX pada perdagangan Jumat (9/8)

Pertama, untuk penyelesaian transaksi dana yang keluar dan masuk ke KSEI. Kedua, fasilitas intraday untuk Perusahaan Efek.

Sekadar informasi, intraday umumnya dibutuhkan perusahaan efek jika ingin melakukan penempatan di KSEI, khususnya penempatan (settlement) efek nasabah asing atau institusi yang disimpan di Bank Kustodian. 


Tag


TERBARU

Close [X]
×