kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Ada BBCA dan BMRI, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing di Awal Pekan Ini


Senin, 12 Januari 2026 / 22:45 WIB
Ada BBCA dan BMRI, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing di Awal Pekan Ini
ILUSTRASI. Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,58% atau terpangkas 52,03 poin ke level 8.884,72 pada penutupan perdagangan, Senin (12/1/2026).


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan awal pekan ini setelah dibuka di zona hijau.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melemah 0,58% atau terpangkas 52,03 poin ke level 8.884,72 pada penutupan perdagangan, Senin (12/1/2026).

Terkoreksinya enam indeks sektoral dari total 11 di BEI menekan IHSG. 

Sektor yang turun paling dalam adalah infrastruktur 2,37%, teknologi 1,68%, energi 1,39%, keuangan 1,04%, barang konsumer primer 0,58% dan Kesehatan 0,35%.

Baca Juga: Asing Net Buy Saat IHSG Terkoreksi,Cermati Saham yang Banyak Diborong, Senin (12/1)

Sementara sektor yang menguat adalah sektor barang konsumer primer 2,22%, disusul perindustrian 2,2%, transportasi 0,75%, barang baku 0,74% serta properti dan real estate 0,49%.

Di tengah koreksi IHSG, investor asing masih membukukan net buy sebesar Rp 101,97 miliar di seluruh pasar.

Meskipun demikian, sejumlah saham ini banyak dijual asing saat IHSG terkoreksi, Selasa (12/1)

Baca Juga: Chandra Asri Pacific (TPIA) Lakukan Pemeliharaan Berjadwal Pabrik di Cilegon

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Senin

1. Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp 285,97 miliar
2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 279,65 miliar
3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 61,84 miliar
4. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 57,33 miliar
5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 46,74 miliar
6. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 41,02 miliar
7. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) Rp 37,59 miliar
8. PT MNC Energy Investments Tbk (EXCL) Rp 30,36 miliar
9. PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) Rp 30,36 miliar
10. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 24,65 miliar

 

Selanjutnya: Wall Street Loyo, Trump Tekan ke Fed dan Pembatasan Bunga Kartu Kredit Guncang Pasar

Menarik Dibaca: Segera Singkirkan! Ini 4 Benda Pembawa Sial di Tahun 2026 Menurut Feng Shui

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×