kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ada BBCA dan BMRI, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing di Awal Pekan Ini


Senin, 12 Januari 2026 / 22:45 WIB
Ada BBCA dan BMRI, Cek Saham Net Sell Terbesar Asing di Awal Pekan Ini
ILUSTRASI. Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,58% atau terpangkas 52,03 poin ke level 8.884,72 pada penutupan perdagangan, Senin (12/1/2026).


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan awal pekan ini setelah dibuka di zona hijau.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melemah 0,58% atau terpangkas 52,03 poin ke level 8.884,72 pada penutupan perdagangan, Senin (12/1/2026).

Terkoreksinya enam indeks sektoral dari total 11 di BEI menekan IHSG. 

Sektor yang turun paling dalam adalah infrastruktur 2,37%, teknologi 1,68%, energi 1,39%, keuangan 1,04%, barang konsumer primer 0,58% dan Kesehatan 0,35%.

Baca Juga: Asing Net Buy Saat IHSG Terkoreksi,Cermati Saham yang Banyak Diborong, Senin (12/1)

Sementara sektor yang menguat adalah sektor barang konsumer primer 2,22%, disusul perindustrian 2,2%, transportasi 0,75%, barang baku 0,74% serta properti dan real estate 0,49%.

Di tengah koreksi IHSG, investor asing masih membukukan net buy sebesar Rp 101,97 miliar di seluruh pasar.

Meskipun demikian, sejumlah saham ini banyak dijual asing saat IHSG terkoreksi, Selasa (12/1)

Baca Juga: Chandra Asri Pacific (TPIA) Lakukan Pemeliharaan Berjadwal Pabrik di Cilegon

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Senin

1. Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp 285,97 miliar
2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 279,65 miliar
3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 61,84 miliar
4. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 57,33 miliar
5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 46,74 miliar
6. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 41,02 miliar
7. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) Rp 37,59 miliar
8. PT MNC Energy Investments Tbk (EXCL) Rp 30,36 miliar
9. PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) Rp 30,36 miliar
10. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 24,65 miliar

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×