kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Chandra Asri Pacific (TPIA) Lakukan Pemeliharaan Berjadwal Pabrik di Cilegon


Senin, 12 Januari 2026 / 21:00 WIB
Chandra Asri Pacific (TPIA) Lakukan Pemeliharaan Berjadwal Pabrik di Cilegon
ILUSTRASI. Chandra Asri Group Tegaskan Komitmen Keberlanjutan dengan Sertifikat Green Building EDGE Advanced (Dok/PT Chandra Asri Pacific Tbk) Chandra Asri Pacific (TPIA) melaksanakan pemeliharaan terjadwal di fasilitas pabrik petrokimia yang berlokasi di Cilegon, Banten.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), emiten penyedia solusi energi, kimia, dan infrastruktur di Asia Tenggara, melaksanakan pemeliharaan terjadwal atau Turnaround Maintenance (TAM) di fasilitas pabrik petrokimia yang berlokasi di Cilegon, Banten.

Kegiatan ini merupakan bagian dari standar industri petrokimia global yang dilakukan secara berkala dan terencana untuk menjaga keandalan, keselamatan dan integritas fasilitas produksi.

Pemeliharaan terjadwal ini dilaksanakan dalam dua periode berbeda dan telah direncanakan secara matang sebagai bagian dari tata kelola operasional perusahaan. Selain memastikan keandalan fasiltas utama, kegiatan TAM juga mencakup optimalisasi fasilitas pendukung serta pembaruan pada unit tertentu guna mendukung kesiapan operasional jangka panjang.

Baca Juga: Adi Sarana Armada (ASSA) Suntik Modal Rp 20 Miliar ke Anak Usaha

Sejalan dengan komitmen TPIA dalam mengelola fasilitas petrokimia yang telah beroperasi selama lebih dari 33 tahun, pelaksanaan pemeliharaan dilakukan secara terintegrasi dan terukur, tanpa mengubah status operasional pabrik secara permanen.

Kegiatan ini bertujuan memastikan fasilitas tetap beroperasi sesuai standar keselamatan dan  kinerja yang ditetapkan sekalgus mendukung keberlanjutan operasional TPIA.

Proses pemeliharaan akan dimulai pada bulan Januari 2026 pada fasilitas Naphtha Cracker serta Polymer Plant (Polyethylene & Polypropylene) dijadwalkan berlangsung dengan estimasi waktu 26 hari, sementara pemeliharaan pada Butadiene serta MTBE & Butene-1 Plant akan berlangsung dengan estimasi 41 hari.

Selama periode tersebut, TPIA melakukan operasional terkoordinasi untuk meminimalkan dampak terhadap rantai pasok dan pelanggan.

Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporat Chandra Asri Group Suryandi menjelaskan, TAM merupakan bagian penting dari tata kelola industri petrokimia. Melalui kegiatan pemeliharaan terjadwal ini, TPIA ingin memastikan fasilitas produksi tetap andal, aman, dan siap mendukung kebutuhan industri di Indonesia.

"Melalui pelaksanaan TAM ini, kami memastikan Pabrik Petrokimia kami tetap berada dalam  kondisi optimal untuk mendukung keberlangsungan operasional perusahaan dan stabilitas pasokan bagi pelanggan,” jelas Suryandi dalam keterbukaan informasi, Senin (12/1).

Seluruh rangkaian pemeliharaan dilaksanakan dengan mengacu pada prosedur dan standar operasional yang berlaku, serta mengedepankan prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut, TPIA terus berkomitmen untuk menjaga kesinambungan pasokan produk kepada pelanggan serta mendukung pemenuhan kebutuhan industri petrokimia nasional secara berkelanjutan.

Baca Juga: Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS di Awal Pekan, Begini Proyeksi untuk Selasa (13/1)

Selanjutnya: 126.000 SPT Masuk Coretax: Kenapa Wajib Pajak Lain Masih Menunggu? Ikuti Cara Berikut

Menarik Dibaca: 5 Efek Negatif Makanan Tinggi Gula untuk Kulit, Bikin Cepat Tua dan Jerawatan!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×