kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ada 3,5% pemegang saham tolak merger ANJT


Senin, 22 Juni 2015 / 20:26 WIB


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) akan melebur dengan anak usahanya PT Pusaka Agro Makmur. Emiten perkebunan ini pun menggelar Rapat Umum Pemegang Sagam Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta restu pemegang sahamnya. Meski begitu, terdapat sekitar 3,5% yang tak menyetujui aksi tersebut.

"Ada yang tidak setuju. Sementara yang setuju kurang lebih 96,5%," ucap Direktur ANJT Lucas Kurniawan, Senin, (22/6).

Bagi pemegang saham yang tak setuju atas penggabungan, ANJT akan membeli sahamnya dengan harga Rp 1.224 per saham. Dus, pembelian sahamnya akan dilangsungkan 23-25 Juni.

Modal ditempatkan dan disetor penuh ANJT tercatat 3,33 miliar. Dari situ, pemodal saham yang menyetujui adalah 116,69 juta saham. Artinya, ANJT perlu merogoh Rp 142,82 miliar untuk membeli saham mereka.

Lucas menyebut, padahal tak ada perubahan substansi ekonomi dan risiko dari peleburan ini. Tujuan merger adalah untuk menyederhanakan struktur dalam grup supaya terdapat efisiensi manajemen. Selain itu, Lucas bilang aksi ini bisa meningkatkan skala ekonomi perseroan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×