kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.169   16,00   0,09%
  • IDX 4.963   -133,77   -2,62%
  • KOMPAS100 638   -18,80   -2,86%
  • LQ45 505   -12,97   -2,50%
  • ISSI 165   -4,78   -2,81%
  • IDX30 284   -7,46   -2,56%
  • IDXHIDIV20 382   -9,56   -2,44%
  • IDX80 74   -2,11   -2,78%
  • IDXV30 106   -2,70   -2,48%
  • IDXQ30 95   -2,41   -2,48%

ANJT kerek pendapatan bisnis sagu


Senin, 22 Juni 2015 / 19:34 WIB


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Harga komoditas kelapa sawit yang berfluktuasi membuat PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) memperbesar sumber pendapatan lain.  Emiten perkebunan ini akan meningkatkan kontribusi bisnis sagu.

ANJT tengah dalam tahap pembangunan pabrik sagu di Papua. Pabrik tersebut memakan investasi US$ 27,8 juta yang terdiri dalam 2 tahap yakni US$ 12,2 juta dan US$ 15,6 juta. Kapasitasnya adalah 1.250 ton per bulan untuk tiap tahap.

Rencananya, ANJT akan mulai percobaan produksi sagunya di kuartal keempat, sehingga bisa beroperasi secara komersial di tahun depan.

"Kalau sagu sudah berproduksi, kontribusi kelapa sawit akan turun," sebut Direktur ANJT Lucas Kurniawan, Senin, (22/6).

Tadinya, biskuit sagu baru menyumbang kurang dari 1% terhadap total pendapatan ANJT. Nantinya, Lucas menyebut kontribusi bisnis sagu akan meningkat jadi 5%. Lalu kontribusi kelapa sawit akan berkurang menjadi 85%. Kemudian, sisanya 10% bersumber dari energi terbarukan dan lain-lain.

Tahun ini, ANJT menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) US$ 80 juta sampai US$ 100 juta. Capex ini digunakan untuk penanaman dan konstruksi pabrik. Menurut Lucas, capex yang telah terserap sampai Juni belum terlalu banyak. Pasalnya, ekspansi ANJT baru mulai dilakukan September.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×