kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

ABM Investama (ABMM) perpanjang kontrak jasa tambang senilai Rp 1,65 triliun


Jumat, 04 Juni 2021 / 00:26 WIB
ILUSTRASI. Kawasan tambang batubara PT ABM Investama Tbk di Kalimantan Selatan Foto: KONTAN/Dimas Andi Shadewo


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT ABM Investama Tbk (ABMM) melalui anak usahanya, PT Cipta Kridatama memperoleh perpanjangan kontrak kerja sama jasa pertambangan dengan PT Dizamatra Powerindo (DMP). Nilai kontrak tersebut mencapai Rp 1,65 triliun dengan durasi lima tahun. 

Direktur Utama Cipta Kridatama Feriwan Sinatra mengatakan, perpanjangan kontrak dengan DMP ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan agar dapat menjadi kontraktor pertambangan yang semakin kompetitif. "Sehingga dapat memiliki bisnis yang berkelanjutan menuju world class mining contractor,” jelas Feriawan dalam keterangan resmi, Kamis (3/6). 

Baca Juga: Produsen Batubara Pacu Jumlah Produksi Seiring Lonjakan Permintaan dan Harga

Lokasi kerja pertambangan Cipta Kridatama di site DMP terletak di Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan. Dalam kesepakatan kerja sama ini, perusahaan bakal melakukan penambangan lapisan tanah penutup atau overburden removal dan penyewaan
(rental) unit alat berat untuk kebutuhan operasional DMP. Target yang ingin dicapai sekitar 32 juta bank cubic metre (bcm) untuk durasi kontrak selama 5 tahun. 

Dari volume overburden removal tersebut, DMP menargetkan hasil sekitar 11 juta ton batubara. Adapun target rata-rata produksi overburden removal yang dilakukan Cipta Kridatama sekitar 6 juta bcm setiap tahun sehingga jumlah produksi batubara DMP menjadi sebesar 2,2 juta ton per tahunnya.

Feriwan menambahkan, operasional CK di proyek DMP bakal didukung penuh oleh perusahaan-perusahaan di bawah naungan Grup ABM dan Tiara Marga Trakindo seperti Trakindo, PT Sanggar Sarana Baja, Grup PT Cipta Krida Bahari dan lain-lain. 

Baca Juga: Harga batubara menguat, ABM Investama (ABMM) pertimbangkan kerek produksi




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×