kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

2013, ADRO menargetkan kenaikan produksi 5%


Rabu, 28 November 2012 / 18:30 WIB
ILUSTRASI. Pengumuman PPPK Guru 2021 terbaru, berikut jadwal & tahapan ujian


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) menargetkan, kenaikan produksi batubara di 2013 hanya 5% dari target realisasi tahun ini. "Tahun ini kami harap bisa di 48 juta ton. Dan tahun depan, kami memprediksi naik 5%," kata Head of Investor Relations ADRO Cameron Tough di Jakarta, Rabu (28/11).

Artinya, tahun depan, produksi batubara ADRO hanya mencapai 50,4 juta ton. Padahal pada awal tahun ini, ADRO sempat menargetkan produksinya antara 48 juta ton hingga 51 juta ton.

Cameron mengungkapkan alasan, target kenaikan produksi yang moderat ini disebabkan karena Adaro belum membuat panduan untuk tahun depan. "Itu ditetapkan karena Adaro bertumbuh bersama konsumen kami," jelasnya.

Sebagai catatan saja, dalam sembilan bulan pertama ini, produksi Adaro hanya sebesar Rp 34 juta ton. "Dan angka ini masih on track dengan target kami yang 48 juta ton hingga 51 juta ton itu. Kalau lagi dilihat operasionalnya tidak ada masalah," ungkap Cameron.

Sementara, terkait masalah penurunan harga, menurutnya hal itu terjadi karena oversupply produksi. Padahal dari segi permintaan, kenaikannya tidak setinggi suplai. "Mayoritas suplai berasal dari Indonesia," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×