kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

2013, ADRO menargetkan kenaikan produksi 5%


Rabu, 28 November 2012 / 18:30 WIB
ILUSTRASI. Pengumuman PPPK Guru 2021 terbaru, berikut jadwal & tahapan ujian


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) menargetkan, kenaikan produksi batubara di 2013 hanya 5% dari target realisasi tahun ini. "Tahun ini kami harap bisa di 48 juta ton. Dan tahun depan, kami memprediksi naik 5%," kata Head of Investor Relations ADRO Cameron Tough di Jakarta, Rabu (28/11).

Artinya, tahun depan, produksi batubara ADRO hanya mencapai 50,4 juta ton. Padahal pada awal tahun ini, ADRO sempat menargetkan produksinya antara 48 juta ton hingga 51 juta ton.

Cameron mengungkapkan alasan, target kenaikan produksi yang moderat ini disebabkan karena Adaro belum membuat panduan untuk tahun depan. "Itu ditetapkan karena Adaro bertumbuh bersama konsumen kami," jelasnya.

Sebagai catatan saja, dalam sembilan bulan pertama ini, produksi Adaro hanya sebesar Rp 34 juta ton. "Dan angka ini masih on track dengan target kami yang 48 juta ton hingga 51 juta ton itu. Kalau lagi dilihat operasionalnya tidak ada masalah," ungkap Cameron.

Sementara, terkait masalah penurunan harga, menurutnya hal itu terjadi karena oversupply produksi. Padahal dari segi permintaan, kenaikannya tidak setinggi suplai. "Mayoritas suplai berasal dari Indonesia," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×