kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.784   4,00   0,02%
  • IDX 8.127   4,30   0,05%
  • KOMPAS100 1.143   6,20   0,55%
  • LQ45 830   6,63   0,80%
  • ISSI 287   -1,88   -0,65%
  • IDX30 433   2,91   0,68%
  • IDXHIDIV20 518   3,66   0,71%
  • IDX80 128   0,97   0,76%
  • IDXV30 141   0,43   0,31%
  • IDXQ30 140   0,48   0,35%

2013, ADRO menargetkan kenaikan produksi 5%


Rabu, 28 November 2012 / 18:30 WIB
2013, ADRO menargetkan kenaikan produksi 5%
ILUSTRASI. Pengumuman PPPK Guru 2021 terbaru, berikut jadwal & tahapan ujian


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) menargetkan, kenaikan produksi batubara di 2013 hanya 5% dari target realisasi tahun ini. "Tahun ini kami harap bisa di 48 juta ton. Dan tahun depan, kami memprediksi naik 5%," kata Head of Investor Relations ADRO Cameron Tough di Jakarta, Rabu (28/11).

Artinya, tahun depan, produksi batubara ADRO hanya mencapai 50,4 juta ton. Padahal pada awal tahun ini, ADRO sempat menargetkan produksinya antara 48 juta ton hingga 51 juta ton.

Cameron mengungkapkan alasan, target kenaikan produksi yang moderat ini disebabkan karena Adaro belum membuat panduan untuk tahun depan. "Itu ditetapkan karena Adaro bertumbuh bersama konsumen kami," jelasnya.

Sebagai catatan saja, dalam sembilan bulan pertama ini, produksi Adaro hanya sebesar Rp 34 juta ton. "Dan angka ini masih on track dengan target kami yang 48 juta ton hingga 51 juta ton itu. Kalau lagi dilihat operasionalnya tidak ada masalah," ungkap Cameron.

Sementara, terkait masalah penurunan harga, menurutnya hal itu terjadi karena oversupply produksi. Padahal dari segi permintaan, kenaikannya tidak setinggi suplai. "Mayoritas suplai berasal dari Indonesia," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×