kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Sentimen negatif inflasi tak mampu meruntuhkan IHSG


Selasa, 04 Januari 2011 / 11:03 WIB


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Cipta Wahyana

JAKARTA. Para analis dan ekonom sepakat menilai bahwa angka inflasi tahunan (year on year) 2010 yang mencapai 6,96% merupakan angka yang mengkhawatirkan. Namun, tampaknya, kabar ini belum mampu meruntuhkan IHSG.

Buktinya, indeks kembali merangkak naik kala dibuka hari ini, Selasa (4/1), hari kedua setelah pembukaan awal 2011 kemarin.

Pada pukul 10.40 WIB, IHSG bertengger di angka 3.761,95 atau menguat 0,92%. Saham-saham pertambangan menjadi penopang utama indeks pagi ini. Indeks saham-saham sektor pertambangan menguat 3,52%. Adapun indeks sektor agribisnis naik 1,03% dan sektor perdagangan menguat 1,37%.

Saham-saham lapis kedua dan ketiga masih mendominasi daftar top gainers. Misalnya, harga saham PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) menguat 33% menjadi Rp 105 per saham. Harga saham Aneka Kemasindo Utama Energi dan Metak (AKKU) naik 32% ke Rp 170. Saham lainnya adalah Borneo Lambung Energi dan Metal (BORN) yang naik 9% ke Rp 1.660 per saham.

Di daftar top loser, Harga Saham Fajar Surya Wisesa (FASW) tercatat turun 8% menjasdi Rp 2.525, Indonesia Prima Property (OMRE) turun 5% menjadi Rp 161 per saham, dan saham Pan Brothers (PBRX) turun 5% menjadi 1.390 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×