kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.820   -49,00   -0,27%
  • IDX 6.187   14,69   0,24%
  • KOMPAS100 819   0,79   0,10%
  • LQ45 617   0,45   0,07%
  • ISSI 212   0,78   0,37%
  • IDX30 350   0,67   0,19%
  • IDXHIDIV20 426   -0,84   -0,20%
  • IDX80 93   0,07   0,07%
  • IDXV30 115   0,14   0,13%
  • IDXQ30 111   -0,21   -0,19%

Sentimen negatif inflasi tak mampu meruntuhkan IHSG


Selasa, 04 Januari 2011 / 11:03 WIB


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Cipta Wahyana

JAKARTA. Para analis dan ekonom sepakat menilai bahwa angka inflasi tahunan (year on year) 2010 yang mencapai 6,96% merupakan angka yang mengkhawatirkan. Namun, tampaknya, kabar ini belum mampu meruntuhkan IHSG.

Buktinya, indeks kembali merangkak naik kala dibuka hari ini, Selasa (4/1), hari kedua setelah pembukaan awal 2011 kemarin.

Pada pukul 10.40 WIB, IHSG bertengger di angka 3.761,95 atau menguat 0,92%. Saham-saham pertambangan menjadi penopang utama indeks pagi ini. Indeks saham-saham sektor pertambangan menguat 3,52%. Adapun indeks sektor agribisnis naik 1,03% dan sektor perdagangan menguat 1,37%.

Saham-saham lapis kedua dan ketiga masih mendominasi daftar top gainers. Misalnya, harga saham PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) menguat 33% menjadi Rp 105 per saham. Harga saham Aneka Kemasindo Utama Energi dan Metak (AKKU) naik 32% ke Rp 170. Saham lainnya adalah Borneo Lambung Energi dan Metal (BORN) yang naik 9% ke Rp 1.660 per saham.

Di daftar top loser, Harga Saham Fajar Surya Wisesa (FASW) tercatat turun 8% menjasdi Rp 2.525, Indonesia Prima Property (OMRE) turun 5% menjadi Rp 161 per saham, dan saham Pan Brothers (PBRX) turun 5% menjadi 1.390 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×