kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.107
  • SUN97,12 0,58%
  • EMAS621.140 0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Si karyawan perkebunan yang lincah investasi saham

Selasa, 23 Januari 2018 / 15:45 WIB

Si karyawan perkebunan yang lincah investasi saham
ILUSTRASI. Ilustrasi pasar modal
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Cerita manis dari pasar saham juga dirasakan oleh Weli Gunawan. Karyawan perusahaan perkebunan ini merasakan memetik profit, buah hasil kedisiplinan dan dibantu tools tepat.

Maklum saja, investasi saham dikenal dengan high risk high return. Namun, risiko pun bisa diminimalkan asal tahu caranya.

Weli Gunawan bercerita mulai trading saham di awal 2008. Awalnya, tertarik karena diajak teman-teman yang sudah terjun dulu.

Pengetahuan pun kala itu masih minim. Namun, ia malah nekat trading dengan nilai yang cukup lumayan untuk pemula yakni Rp100 juta.

"Sepertinya menggiurkan lalu tertarik. Benar-benar tidak ada belajar, jalan begitu saja. Nah, nah di tahun 2008, bursa kan sempat crash. Saya sadar, dan akhirnya mulai belajar setelah setahunan," ucap Weli, Selasa (23/1)

Lantaran tidak belajar dan tidak punya bekal, di awal trading, kalaupun untung, dia merasa semata-mata faktor keberuntungan. Namun setelah dipelajari, ternyata naik turun saham pun ada penyebab, bahkan dengan alat bisa diprediksi arah pergerakannya.  "Jadi, bukan semata tebakan juga," imbuhnya.

Sebagai trader yang sudah hampir 10 tahun bermain saham, ia tak memungkiri, di awal trading cenderung tidak bijak. Pertama, masuk dengan modal cukup besar. Kedua, tak punya pengalaman dan hanya ikut ajakan teman.

Tak heran, karena minim pengalaman dan pengetahuan, modal yang ia gunakan, apalagi disusul pasar crash, sempat anjlok dalam. Namun, kata Weli, modalnya tak amblas karena pasar sempat rebound.

"Waktu itu sempat naik, lalu crash. Saya panik, tapi sempat rebound jadi modalnya tidak habis-habis banget, lah. Itu jadi pengalaman sekali," kenang Weli.

Nah, untuk pemula, kata dia, gunakan modal trading yang kecil terlebih dahulu untuk membiasakan diri. Jika sudah terbiasa dan tahu, maka modal bisa ditambah.

Dalam trading, kata Weli, memang kadang-kadang ada semacam beginner luck. Pas masuk langsung untung. Lalu serakah, tambah modal terus. Sampai akhirnya uang yang diperlukan untuk keperluan lain dimasukkan semua.


Reporter: Yudho Winarto
Editor: Yudho Winarto

BURSA EFEK / BURSA SAHAM

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel santika premiere Slipi
26 July 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0010 || diagnostic_api_kanan = 0.1730 || diagnostic_web = 0.3347

Close [X]
×