kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.685   -98,00   -0,55%
  • IDX 6.632   36,14   0,55%
  • KOMPAS100 867   7,61   0,89%
  • LQ45 658   6,27   0,96%
  • ISSI 230   1,14   0,50%
  • IDX30 369   3,30   0,90%
  • IDXHIDIV20 456   5,17   1,15%
  • IDX80 99   0,90   0,92%
  • IDXV30 126   2,02   1,63%
  • IDXQ30 118   1,40   1,20%

Si hijau terkulai, si kuning mulai bersinar


Rabu, 20 November 2013 / 07:06 WIB
ILUSTRASI. Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura telah mengkonfirmasi kasus lokal pertama infeksi monkeypox atau cacar monyet di Singapura. REUTERS/Dado Ruvic


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Harga kontrak emas dunia semalam (19/11) mencatatkan kenaikan seiring pelemahan dollar AS. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 13.42 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran Desember naik 0,1% menjadi US$ 1.273,50 per troy ounce di Comex, New York. Sepanjang tahun ini, harga emas sudah merosot sebesar 24%, dan tengah menuju penurunan tahunan pertama sejak 2000 lalu.

Kali ini, pelemahan dollar menjadi pemicu kenaikan harga emas. Pasalnya, investor kemudian beralih memburu emas sebagai alat investasi alternatif.

"Pelemahan dollar mendorong harga emas. Waktu pelaksanaan tapering off stimulus akan menjadi salah satu faktor penentu arah emas," jelas Dean Popplewell, currency analyst Oanda Corp yang berbasis di Toronto.

Asal tahu saja, Bloomberg US Dollar Index kemarin jatuh ke level terendah dalam dua pekan terakhir. Pasar berspekulasi, kondisi perekonomian AS saat ini belum terlalu aman untuk dilakukan tapering. Sebelumnya, Janet Yellen, yang dinominasikan untuk memimpin bank sentral, sudah menegaskan bahwa pasar tenaga kerja AS harus membaik terlebih dulu sebelum tapering dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×