kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.573
  • EMAS594.906 -0,17%

Saham Borneo Lumbung Energi masuk radar delisting

Senin, 27 November 2017 / 22:06 WIB

Saham Borneo Lumbung Energi masuk radar delisting

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Borneo Lumbung Energi Tbk (BORN) terancam akan dihapus (delisting) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini menyusul sudah sekian lamanya saham tersebut disuspensi.

"Saham BORN sudah masuk dalam pantauan kami untuk di-delisting," ujar Samsul Hidayat, Direktur Penilaian Perusahaan BEI kepada Kontan.co.id, Senin (27/11). Namun, ia belum bersedia memberikan detil kapan keputusan delisting akan dilakukan.


Mengingatkan saja, saham BORN sudah disuspensi sejak 30 Juni 2015 lalu. Soal suspensi akibat telat menyampaikan laporan keuangan belum kelar, isu terkait gangguan bisnis muncul.

Ini akibat pemerintah melalui Kementerian ESDM mencabut perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B) dengan PT Asmin Koalindo Tuhup di Kabupaten Murung Raya, Kalimantah Tengah.

Asmin Koalindo merupakan anak usaha BORN. Berdasarkan laporan keuangan BORN terakhir yang disajikan, yakni periode kuartal III-2014, Asmin merupakan satu-satunya sumber pemasukan BORN.

Diputusnya kerjasama tersebut berpotensi membuat restrukturisasi utang yang telah dihomologasi pada April 2016 lalu itu menjadi sulit. Bukan hanya kreditur yang sulit, pemegang saham juga dibikin sulit. Isu ini tentunya negatif, sehingga dorongan untuk menjual saham BORN kuat. "Siapa yang mau beli, karena sahamnya sendiri juga masih disuspensi, kan," ujar David Sutyanto, analis First Asia Capital.


Reporter: Dityasa H Forddanta
Editor: Wahyu Rahmawati

EMITEN

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0514 || diagnostic_web = 0.2520

×