kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Ricuh sampai komisaris, ini yang sudah dilakukan BEI pada AISA


Senin, 30 Juli 2018 / 13:26 WIB
Ricuh sampai komisaris, ini yang sudah dilakukan BEI pada AISA
ILUSTRASI. Antrean pemegang saham AISA saat daftar ulang RUPS


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kisruh yang dihadapi oleh PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) mendapatkan perhatian tersendiri dari pihak otoritas terutama otoritas Bursa Efek Indonesia.

I Gede Nyoman Yetna, Direktur BEI mengatakan jika ada beberapa hal yang sudah dilakukan oleh BEI terhadap AISA.

"Pertama, BEI sudah melakukan suspensi atas perdagangan efek perseroan sejak 5 Juli 2018 karena penundaan pembayaran bunga obligasi dan sukuk," kata Nyoman dalam pesan singkat yang dikirimkan ke KONTAN, Senin (30/7).

Nyoman juga menyatakan jika bursa sudah meminta penjelasan kepada AISA terkait dengan beberapa hal termasuk dari pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan yang tersangkut kasus hukum tersebut.

BEI juga meminta perusahaan untuk hadir dalam hearing yang dilakukan dengan BEI.

Sebelumnya, RUPST AISA berakhir ricuh, setelah direksi AISA Joko Mogoginta melakukan walk out dan menuduh salah satu pemegang saham KKR melakukan pengambilalihan paksa atau hostile takeover terhadap AISA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×