CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Rajin-rajin cek harga Lego


Rabu, 09 Maret 2016 / 11:00 WIB


Reporter: Andi Muhammad Arief, Lamgiat Siringoringo | Editor: Harris Hadinata

JAKARTA. Kalau Anda hanya mengenal Lego sebagai mainan anak-anak, Anda salah besar. Lego juga bisa menjadi instrumen investasi yang menghibur.

Tertarik mencoba bermain sambil berinvestasi Lego? Kalau ya, Anda perlu mengetahui bagaimana cara menentukan mainan Lego yang bisa menjadi sarana investasi.

Kolektor Lego sekaligus Ketua Komunitas Lego Indonesia Yudho Prabowo memaparkan, sebenarnya hukum ekonomi permintaan dan penawaran tetap berlaku buat mainan Lego. Jadi, makin banyak peminatnya, harga seri Lego tersebut bakal makin tinggi.

Biasanya, Lego mempunyai jangka waktu untuk memproduksi suatu item. “Biasanya dua tahun akan produksi terus dan setelah itu akan berhenti,” jelas Subiyanto Hasnida, pendiri Indonesia Lego User Group (Indolug).

Nah, pada saat produksi berhenti, Anda bisa melihat permintaan atas item Lego tersebut di pasar. Kalau ternyata permintaan item tersebut tetap besar dan banyak dicari, harga item tersebut berpotensi naik tinggi di masa depan.

Untuk mengetahui berapa harga pasaran dan berapa persen kenaikan harga dari sebuah Lego, ada beberapa situs yang bisa membantu. Misalnya situs www.bricklink.com dan www.brickpicker.com. Dari kedua situs ini, Anda bisa mencari  nilai Lego yang akan Anda beli atau jual.

Kalau mau membeli Lego yang langka, Anda bisa mencarinya di situs luar negeri atau mendatangi berbagai acara komunitas. Adjie Maulana, Ketua Komunitas Rumah Pelangi, salah satu komunitas Lego, menyarankan untuk membeli dari kolektor langsung. Sebab, biasanya barang kolektor lebih terawat dibandingkan barang dari penjual biasa.

Selamat berburu Lego.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×