kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Penurunan saham Apple bikin Wall Street meriang


Kamis, 10 Desember 2015 / 05:35 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Bursa AS ditutup memerah lagi pada transaksi tadi malam (9/12). Dengan demikian, sudah tiga hari terakhir Wall Street berakhir negatif.

Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 tergerus 0,8% menjadi 2.047,62. Padahal, pada transaksi sebelumnya, indeks S&P 500 sempat naik 0,8%.

Adapun indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,4% menjadi 17.492,30. Sedangkan indeks Nasdaq Composite turun 1,5%, tertekan oleh saham Costco dan Apple.

Pasar saham AS tertekan di tengah kecemasan pelaku pasar mengenai perlambatan ekonomi global. Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa AS. Salah satu di antaranya saham Apple Inc yang anjlok 2,2% atau merupakan penurunan terbesar dalam tiga pekan terakhir.

Selain itu, ada saham Costco Wholesale Corp yang merosot 5,4% setelah melaporkan kinerja yang mengecewakan.

Di sisi lain, sektor bahan baku melejit dipimpin oleh kenaikan saham Dow Chemical Co dan DuPont Co dengan kenaikan masing-masing setidaknya 11%.

Secara sektoral, tujuh dari sepuluh sektor yang terhimpun dalam indeks S&P 500 berakhir negatif. Sektor teknologi dan barang konsumen mencatatkan penurunan terbesar masing-masing melampaui 1,2%.

"Pasar secara umum tampaknya mengikuti pergerakan komoditas, khususnya minyak. Saat komoditas kembali mengarah ke teritori negatif, market mengekor," jelas Walter Todd, chief investment officer Freenwood Capital Associates di South Carolina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×