kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.590.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.945   6,00   0,03%
  • IDX 6.288   -10,18   -0,16%
  • KOMPAS100 818   -0,64   -0,08%
  • LQ45 623   0,14   0,02%
  • ISSI 218   -0,72   -0,33%
  • IDX30 345   0,10   0,03%
  • IDXHIDIV20 430   0,46   0,11%
  • IDX80 93   -0,03   -0,03%
  • IDXV30 117   -0,26   -0,22%
  • IDXQ30 111   0,08   0,07%

Jelang data inflasi China, Asia fluktuatif


Jumat, 14 Oktober 2016 / 08:34 WIB


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Asia tampak bergerak liar pada transaksi akhir pekan (14/10). Mengutip data Bloomberg, pada pukul 09.54 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2%.

Sedangkan data CNBC menunjukkan, indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,13%. Sedangkan indeks Topix naik 0,14%.

Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,5% pada awal transaksi perdagangan.

Sementara, indeks ASX 200 Australia diberdagangkan flat di kisaran 5.437,70 setelah dibuka naik. Sektor energi dan bahan baku menggerus kinerja indeks dengan penurunan masing-masing 0,53% dan 0,93%.

Saham-saham tambang di Australia melorot. Sebut saja saham Rio Tinto yang turun 1,88%, Fortescue turun 1,84%, dan BHP Billiton turun 1,8%.

"Dengan tidak adanya kabar berita terbaru, pasar saham Eropa dan Amerika memimpin dibanding Asia Kamis kemarin. Apalagi dengan data ekpor China yang di bawah ekspektasi sehingga memberikan sentimen negatif kepada market," papar Rodrigo Catril, currency strategist National Australia Bank.

Pasar saham Thailand diprediksi akan dibuka seperti biasa pada hari ini meskipun Raja Bhumibol Adulyadej wafat kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×