: WIB    --   
indikator  I  

Ini lima perusahaan yang IPO di kuartal I

Ini lima perusahaan yang IPO di kuartal I

JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengantongi sedikitnya lima emiten baru di Kuartal I tahun ini. Samsul Hidayat, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia mengatakan, masih ada tiga perusahaan lagi yang akan menawarkan saham perdananya, alias Initial Public Offering (IPO).

Sampai saat ini, dua perusahaan sudah resmi melantai di bursa, yakni PT Bank Artos Indonesia Tbk yang melantai di BEI dengan kode saham ARTO dan PT Mitra Pemuda Tbk yang berkode saham MTRA.

MTRA sudah melepas sahamnya sebanyak 170 juta saham baru atau 21,25% dari total modal disetor dan ditempatkan penuh. Perseroan meraup dana Rp 31,84 miliar dari IPO tersebut. MTRA mengaku terjadi kelebihan permintaan alias oversubscribe pada penawaran sahamnya sebesar 2,59 kali.

Samsul mengatakan, tiga calon emiten yang sudah masuk pipeline BEI adalah PT Mahaka Radio Integra Tbk, PT Graha Andrasentra Propertindo (GAP), dan PT Bank Ganesha.

Mahaka akan mencatatkan diri di papan bursa dengan kode MARI pada Kamis (11/1). Saham perdana MARI ditetapkan Rp 750 per saham. Anak usaha Mahaka Group milik Erick Thohir ini akan melepas saham sebanyak 105,05 juta saham biasa atau 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Sehingga, perseroan meraup dana sebesar Rp 78,7 miliar dari IPO.

Lalu, Bank Ganesha berencana melepas 20% sahamnya ke publik. Sementara GAP yang merupakan anak usaha PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) berencana melepas 10% saham ke publik dari total 2,2 miliar saham yang dimiliki perusahaan dengan mengincar dana sebesar Rp 300 miliar.

"Jadi sebenarnya, yang IPO pada Kuartal I tahun ini adalah perusahaan yang berencana listing tahun lalu, namun tertunda," ujar Samsul, Rabu (10/2).

Memang kondisi pasar pada akhir tahun lalu yang cukup volatile membuat beberapa perusahaan menunda aksi korporasi ini.


Reporter Narita Indrastiti
Editor Yudho Winarto

INITIAL PUBLIC OFFERING

Feedback   ↑ x
Close [X]