: WIB    —   
indikator  I  

IHSG menurun 0,25% di akhir perdagangan sesi I

IHSG menurun 0,25% di akhir perdagangan sesi I

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih betah bergerak di zona merah. Hingga akhir perdagangan sesi I, Kamis (7/12), IHSG turun 15,04 poin atau 0,25% ke 6.020,47.

Tujuh sektor turun, dengan pelemahan paling dalam di sektor perkebunan. Sektor ini merosot hingga 1,04%. Sektor keuangan pun terkoreksi hingga 0,82%. Sektor infrastruktur turun 0,35%.

Sektor aneka industri melorot 0,29%. Sektor perdagangan turun 0,12%. Sektor barang konsumer turun 0,09% dan sektor pertambangan turun tipis 0,02%.

Tiga sektor masih menguat dengan kenaikan tertinggi pada sektor industri dasar 1,15%. Sektor konstruksi menguat 0,39% dan sektor manufaktur menanjak 0,12%.

Pada indeks LQ45, berikut barisan saham top gainers:
- PT Waskita Karya Tbk (WSKT) 4,28%
- PT Adhi Karya Tbk (ADHI) 2,88%
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 2,52%

Top losers pada LQ45 terdiri dari:
- PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) -2,60%
- PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) -2,43%
- PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) -2,29%

Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 172,9 miliar di pasar reguler dan Rp 196,44 miliar di seluruh pasar. Tiga saham bank mencatat penjualan bersih asing terbesar.

Ketiga bank ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia tbk (BBRI) Rp 56,9 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) rp 38,5 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 31,1 miliar.

Di sisi lain, asing masih mengakumulasi beli beberapa saham seperti ADHI Rp 24,1 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 19,6 miliar, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 7 miliar.


Reporter Wahyu Tri Rahmawati
Editor Wahyu Rahmawati

IHSG

Feedback   ↑ x