: WIB    —   
indikator  I  

IHSG berpotensi melemah, ini saham pilihan besok

IHSG berpotensi melemah, ini saham pilihan besok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,48% pada level 6.006,83 pada 7 Desember 2017. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 5.996,01 dan 5.985,19. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 6.028,47 dan 6.050,11.

Berdasarkan indikator daily, MACD terlihat membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral. Saat ini, terlihat pola bearish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat pada pergerakan indeks saham.

"Dengan demikian, IHSG akan berpotensi menuju ke area support pada level 5.996 dan 5.985," terang Muhammad Nafan Aji dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Kamis (7/12).

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), Daily (340) (RoE: 17.30%; PER: 4.48x; PBV: 0.78x; Beta: 2.37):* Saat ini, indikator RSI terlihat sudah jenuh jual dan terdapat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy on Weakness” pada level 334 – 338, dengan target harga secara bertahap di level 352, 372 dan 412.
Support: 330.

2. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), Daily (1620) (RoE: 4.12%; PER: 22.26x; PBV: 0.92x; Beta: 1.21):* Saat ini, terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy on Weakness” pada area level 1580 – 1620, dengan target harga secara bertahap di level 1740 dan 1880. Support: 1555 & 1455.

3. PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), Daily (10950) (RoE: 25.81%; PER: 7.19.x; PBV: 1.86x; Beta: 0.96):* Saat ini, terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, pergerakan harga juga bertahan di atas garis bawah dari Bollinger. “Akumulasi Beli” pada area level 10850 - 10950, dengan target harga secara bertahap di level 11575 dan 12100. Support: 10675 & 10200.

4. PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), Daily (2450) (RoE: 10.36%; PER: 11.56x; PBV: 1.20x; Beta: 1.62):* Saat ini, indikator RSI terlihat sudah jenuh jual dan terdapat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy on Weakness” pada area level 2400 – 2440, dengan target harga secara bertahap di level 2680, 2810 dan 3110. Support: 2250.

5. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), Daily (9250) (RoE: 6.38%; PER: 28.04x; PBV: 1.80x; Beta: 1.38):* Saat ini, terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy on Weakness” pada area 9175 – 9225, dengan target harga secara bertahap di level 9700, 10400 dan 11200. Support: 9025.

6. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), Daily (1645) (RoE: 6.82%; PER: 16.27x; PBV: 1.11x; Beta: 1.76):* Saat ini, indikator RSI terlihat sudah jenuh jual dan terdapat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy on Weakness” pada area level 1600 – 1640, dengan target harga secara bertahap di level 1880, 2030, 2220, 2370 dan 2520. Support: 1590 & 1500.

 


Reporter Dede Suprayitno
Editor Sanny Cicilia

IHSG

Feedback   ↑ x