kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.619
  • EMAS590.870 -0,68%

Heru Handayanto, Managing Director Mandiri Sekuritas memarkir dana di sektor defensif

Sabtu, 19 Mei 2018 / 12:30 WIB

Heru Handayanto, Managing Director Mandiri Sekuritas memarkir dana di sektor defensif
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Heru Handayanto termasuk piawai dalam urusan investasi. Maklumlah, Managing Director PT Mandiri Sekuritas ini mengawali karier di perusahaan yang berkecimpung di dunia pasar modal. Dia juga dibesarkan di keluarga dengan literasi investasi yang cukup kuat.

Pemahamannya akan produk-produk investasi juga diperkuat oleh latar belakang pendidikannya. Pria ini adalah alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.


Heru mulai berinvestasi sejak mulai bekerja, yakni di 1996. Selepas lulus kuliah, Heru memulai karier di Danareksa. Instrumen investasi pertama yang ia pilih adalah tabungan asuransi, yang sekarang dikenal dengan nama unitlink. Saat itu, ia menanamkan dana di unitlink yang memiliki jatuh tempo 10 tahun. Heru mengaku kini masih memiliki unitlink, tetapi dari perusahaan berbeda.

Alumnus Universitas Indonesia ini kemudian juga menjajal reksadana. Kebetulan yang pertama kali meluncurkan reksadana di Indonesia adalah Danareksa Investment Management, anak usaha Danareksa. Jadi, ia pertama kali belajar masuk ke produk investasi pasar modal lewat reksadana campuran.

Investor moderat

Heru menganggap dirinya merupakan investor dengan profil risiko moderat dan sedikit kecenderungan ke arah konservatif. Maksudnya, ia memang paham betul produk-produk investasi, namun keahliannya dalam bidang manajemen risiko membuat Heru sangat selektif dalam memilih instrumen investasi.

Ia selalu menghitung teliti risiko-risiko yang bakal dihadapi terkait dengan alokasi dana di sejumlah instrumen. "Saya bergerak berdasarkan risiko yang terukur. Saya memang lebih memperhitungkan risiko-risiko yang mungkin terjadi," kata Heru.

Namun, bukan berarti Heru hanya memiliki reksadana dan tidak menjajal investasi saham secara langsung. Ia juga berinvestasi di sejumlah saham.

Heru mengklaim ia adalah investor, bukan trader yang jangka waktu investasinya singkat. Heru memilih membeli untuk jangka panjang (long term investment).

Ia menegaskan tidak memiliki pikiran untuk menjadi seorang trader. Pasalnya, menjadi seorang trader membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk memonitor pergerakan harga saham.

Heru pun tidak melulu mengalokasikan dana di pasar modal, melainkan juga di sektor riil. Investasi di sektor riil dan di pasar modal, menurut Heru, haruslah dilakukan dengan seimbang.

Sektor riil ia katakan memiliki kelemahan, karena tidak likuid. Sementara, pasar modal sedikit berisiko, namun lebih likuid. Jadi, dua-duanya harus ada.

Adapun saham-saham yang saat ini berada dalam daftar portofolionya adalah, saham induk Mandiri Sekuritas, yakni PT Bank Mandiri Tbk serta saham-saham dengan sifat defensif. Misalnya saja saham sektor konsumsi, yang produk-produknya dibutuhkan dan digunakan oleh banyak orang.

Memang, ia menyadari sektor-sektor saham yang ia pilih sempat terhantam waktu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun dalam. Namun, karena ia mengerti fundamental sektornya, dan ia pun berkecimpung di dunia pasar modal, Heru meyakini bahwa pelemahan harga tidak akan berlangsung lama.

Selain itu, ia menegaskan, dana yang ia tanamkan di pasar modal bukan investasi jangka pendek, yang langsung cut loss manakala ada penurunan, melainkan investasi jangka panjang. Selain itu, ia mengerti betul bahwa dalam jangka pendek, pasar modal pasti diiringi adanya penurunan-penurunan atau koreksi. Namun dalam jangka panjang, pergerakan pasar modal pasti naik.

Untuk porsinya, Heru masih mengalokasikan sekitar 60% pada investasi sektor riil, yakni properti. Diikuti dengan saham dan reksadana dengan porsi 30%. Sementara, instrumen unitlink mendapat porsi 10%. Untuk yang terakhir ini, Heru melihatnya sebagai instrumen proteksi yang disertai dengan investasi. Jadi, tidak murni instrumen investasi.


Reporter: Agung Jatmiko
Editor: Wahyu Rahmawati

INVESTASI

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0625 || diagnostic_web = 0.3149

Close [X]
×