kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Harga minyak WTI turun empat hari berturut-turut


Rabu, 27 November 2013 / 09:02 WIB
ILUSTRASI. Film The Last Prank, yang dibintangi oleh Onadio Leonardo dan Febby Rastanty akan tayang di KlikFIlm hari ini.


Sumber: Bloombe | Editor: Asnil Amri

SINGAPURA. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun untuk hari keempat. Hal ini terjadi karena keluarnya laporan industri yang menunjukkan pasokan minyak mentah di Amerika Serikat (AS) naik dalam kurun waktu sembilan pekan.

Harga minyak berjangka turun 0,3% di New York. Sebelumnya, American Petroleum Institute (API) melaporkan stok minyak mentah AS naik menjadi 6,9 juta barel pada pekan lalu. Sebuah survei Bloomberg menyebutkan, negara produsen minyak yang tergabung dalam organisasi OPEC diperkirakan akan mempertahankan produksi bulan depan.

"Kunci untuk pasar adalah angka-angka (produksi),” kata David Lennox analis sumber Energy Information Administration di Sydney. Menurutnya, OPEC akan mempertahankan kuota produksi bulan depan.

Harga minyak WTI untuk pengiriman Januari turun 25 sen menjadi US$ 93,43 per barel, yang di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Saat diperdagangkan  di Australia pukul 12:42 waktu Sydney, harga minyak WTI  berada di posisi US$ 93,49 per barel.

Kontrak perdagangan minyak WTI itu turun 0,4% menjadi US$ 93,68 kemarin. Sementara itu, harga minyak Brent pengiriman Januari naik 9 sen menjadi US$ 110,97 per barel di London. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×