kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.710   -73,00   -0,41%
  • IDX 6.664   67,78   1,03%
  • KOMPAS100 871   12,33   1,44%
  • LQ45 661   8,80   1,35%
  • ISSI 232   2,52   1,10%
  • IDX30 370   4,67   1,28%
  • IDXHIDIV20 457   6,50   1,44%
  • IDX80 99   1,43   1,46%
  • IDXV30 127   2,80   2,26%
  • IDXQ30 118   1,70   1,46%

Harga emas tertekan data tenaga kerja AS


Sabtu, 08 Maret 2014 / 11:22 WIB
ILUSTRASI. Gedung Bank Indonesia di Jakarta.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Harga emas turun ke harga terendah satu pekan, menyusul naiknya data lowongan kerja di Amerika Serikat (AS) di bulan Februari lalu.

Harga emas berjangka untuk pengiriman April turun 1% menjadi US$ 1.338,20 per ounce pada pukul 1:44 waktu Comex di New York, Jumat (7/3). Ini merupakan  penurunan harga terbesar untuk kontrak teraktif sejak 26 Februari.

Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh harga US$ 1.326,60, harga terendah sejak 28 Februari. Tahun ini, harga emas sudah naik sebesar 11% karena naiknya permintaan emas sebagai safe haven saat terjadinya gejolak di Ukraina dan kekhawatiran ekonomi AS melambat.

Tahun 2013 lalu, harga logam mulia ini sudah anjlok 28%, penurunan terbesar sejak 1981. "Pasar emas khawatir sektor tenaga kerja mewakili perbaikan ekonomi," kata Lance Roberts , chief executive officer STA Wealth di Houston.

Pekan ini harga emas sudah naik 1,3%. Pada tanggal 3 Maret  lalu harga emas sempat mencapai harga US$ 1.355 per ounce, harga tertinggi sejak 30 Oktober. Hal itu terjadi karena ketegangan antara Ukraina dan Rusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×