kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Harga emas naik di awal tahun


Jumat, 04 Januari 2013 / 07:37 WIB
ILUSTRASI. Handphone remaja dan gadis main hp hanphone dan telepon


Reporter: Noor Muhammad Falih | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Harga emas menanjak di awal tahun. Ekspektasi negara-negara global yang akan terus merangsang perekonomian melalui stimulus, membuat permintaan aset-aset bernilai seperti emas meningkat.

Harga emas untuk kontrak pengiriman Februari 2013 di Bursa Commodity Exchange (Comex), Kamis (3/12) pukul 15.50 WIB, sedikit terkoreksi menjadi US$ 1.686,10 per ons troi. Sehari sebelumnya, harga emas menguat 0,77% menjadi US$ 1.688,80 per ons troi dari akhir perdagangan 2012.

Managing Partner Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, mengatakan, kini investor mulai beralih ke aset yang lebih berisiko seperti emas. Risk appetitte investor meningkat seiring tercapainya kata sepakat dari para pembuat kebijakan di AS untuk pencegahan jurang fiskal di AS.

Analis Askap Futures, Suluh Adil Wicaksono menambahkan, data ekonomi dari China juga dianggap sebagai faktor pendukung kenaikan harga emas. Data manufaktur China di level 50,6 dan data non-manufaktur China sebesar 56,10 menjadi tanda ekonomi China ke depannya akan membaik.

Harga emas, kemarin, sedikit tertahan lantaran sikap sebagian investor yang memilih menunggu pergerakan harga emas. "Ada aksi ambil untung setelah rally, sehingga harga emas kemarin terkoreksi," ujar Suluh. 

Tunggu data AS

Harga emas masih berpotensi naik dalam sepekan ke depan. Data-data ekonomi penting dari AS, seperti angka ketenagakerjaan yang akan dirilis hari ini, akan mempengaruhi pergerakan harga. Suluh bilang, jika data ketenagakerjaan AS yang dirilis buruk, maka dollar AS akan melemah dan harga emas akan menanjak. 

Secara teknikal, analis Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengatakan, moving average convergence-divergence (MACD) 12, 26 dan 9 di grafik H4. Ini masih mengindikasikan tren penguatan bagi harga emas. Namun stochastic mulai mengindikasikan tekanan turun. 

Suluh memprediksi, hari ini emas di US$ 1.665-US$ 1.695 per ons troi dan  sepekan ke depan di rentang US$ 1.670-US$ 1.713 per ons troi. Proyeksi Kiswoyo, dalam sepekan harga emas di support US$ 1.640 dan resistance US$ 1.720 per ons troi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×