INVESTASI
Berita
Emiten ke-6 2013, ISSP, resmi tercatat di BEI

PENCATATAN SAHAM ISSP

Emiten ke-6 2013, ISSP, resmi tercatat di BEI


Telah dibaca sebanyak 1228 kali
Emiten ke-6 2013, ISSP, resmi tercatat di BEI

JAKARTA. PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk melakukan pencatatan saham perdana atau initial publik offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Kode emiten perusahaan pipa baja ini adalah ISSP. ISSP merupakan emiten ke enam yang melantai di BEI selama awal tahun 2013 ini.

Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.00 WIB saham saham dibuka dengan harga tertinggi Rp 300 atau naik 1,69% dari harga saham perdana sebesar Rp 295 per saham. Saham juga sempat berada pada level terendah yaitu Rp 270. Nilai transaksi saham Rp 12 miliar dengan frekuensi 395 kali dan volume perdagangan 80 ribu lot. Pada pukul 09.28, saham ISSP naik 5,08% menjadi Rp 310.

ISSP melepas saham ke publik sebesar 2,9 miliar saham atau 40,36% dari total keseluruhan yang dicatatkan sebanyak 7,1 miliar saham yang dicatatkan dan disetor setelah IPO. Harga yang ditetapkan untuk saham ISSP sebesar Rp 295 per saham. Dari hasil penawaran awal (bookbuilding) dengan nominal Rp 100 per saham, dana yang diperoleh dari IPO senilai Rp 855,5 miliar.

Dana tersebut seluruhnya akan digunakan untuk belanja modal sebesar 42,94%, pelunasan kredit modal kerja sebesar 12,06% dan sisanya untuk peningkatan modal kerja.

Direktur Utama BEI Ito Warsito berharap, dengan pencatatan ISSP hari ini (22/2) akan mendukung likuditas harga saham di bursa Indonesia. "Dengan masuknya ISSP diharapkan perusahaan tetap memperhatikan saham publik yang merupakan saham minoritas di perusahaan tersebut serta memegang teguh transparansi," kata Ito di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (22/2).

Untuk memperlancar proses IPO, perseroan menunjuk PT Andalan Artha Advisindo (AAA) Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi.

Sebagai informasi, perseroan yang bergerak dalam bidang usaha Pipa Baja ini memasarkan dua merek yaitu merek "Spindo" untuk pipa baja karbon dan merek "Tetsura" untuk pipa stainless steel. Pipa hasil produksi perseroan digunakan dalam beragam industri, yaitu industri konstruksi, infrastruktur, utilitas, minyak dan gas, furnitur dan industri otomotif. Basis pelanggan perseroan meliputi perusahaan domestik serta perusahaan internasional seperti Honda, Yamaha, Chevron dan Total.

Editor: Barratut Taqiyyah
Telah dibaca sebanyak 1228 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Risiko berbeda, premi tiap daerah seharusnya berbeda juga

    +

    Dalam uji coba pertama, Jasindo mengkover 600 hektare (ha) lahan dengan biaya premi Rp 100 juta.

    Baca lebih detail..

  • Agar sukses, perlu insentif bagi penyuluh lapangan

    +

    Program asuransi pertanian menjadi salah satu upaya pemerintah untuk melindungi petani dari efek perubahan iklim. Hanya saja masih banyak kekurangan yang ditemui, seperti kurangnya sosialisasi dan tidak adanya insentif bagi penyuluh pertanian lapa

    Baca lebih detail..