kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.859   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Emas jatuh pasca China memangkas suku bunga


Rabu, 26 Agustus 2015 / 06:57 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

NEW YORK. Emas turun lebih dari 1% pada hari Selasa setelah China memangkas suku bunganya sehingga membantu pasar global pulih dari penurunan di hari sebelumnya, dengan reli saham dan penguatan aussie dollar, sedangkan paladium anjlok lebih dari 7% ke level terendah lima tahun.

Bullion melanjutkan pelemahannya pasca data kepercayaan konsumen AS menyentuh level tertinggi tujuh bulan pada bulan Agustus. Kekuatan yang mendasari penguatan dalam perekonomian tersebut masih dapat memungkinkan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga tahun ini.

Spot emas turun 1,3% berada pada level U$ 1,139.85 per ons pada 1:05 siang, sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Desember menetap sebesar 1,3% pada level $ 1,138.30.

Paladium melihat penurunan yang tajam sejauh di pasar logam mulia, jatuh untuk sesi ketiga secara beruntun terakit kekhawatiran mengenai permintaan di China.

Spot paladium turun sebanyak 7,4% menjadi $ 528,50 per ons, yang terendah sejak September 2010.

Emas bersiap untuk turun pada hari Senin, Dengan Beberapa pedagang melikuidasi guna menutupi Kerugian seiring pelemahan dalam ekuitas China menghantarkan saham global serta penurunan harga komoditas turun dan menumbangkan dollar.

Dollar AS melonjak lebih dari 1% terhadap sekumpulan mata uang utama. Platinum turun 1,5% pada level U$ 972,75 per ons, sementara perak turun 0,9% berada di level U$ 14,65 per ons 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×